Take a fresh look at your lifestyle.

Terungkap, Tuduhan Pencabulan Kasek SKO Kepada Siswanya Adalah Fitnah

+100%-

Kendari, SultraDemoNews– Isu Pancabulan yang diduga dilakukan oleh Kepala Sekolah (Kasek) Keberbakatan Olahraga (SKO) Provinsi Sultra belakangan ini trand dan menjadi perhatian publik rupanya fitnah belaka dan settingan oknum tertentu.

Dikabarkan sebelumnya oleh beberapa media bahwa Kasek SKO, Aslan telah mencabuli siswanya saat latihan tenis meja. Sementara Aslan yang menemui awak media dua hari lalu mengaku tidak pernah sama sekali melakukan hal demikian, meski ia mengakui bahwa sepekan yang lalu dirinya pernah membasuh keringat salah satu atlit tenis meja saat latihan, namun itu dianggapnya biasa, karena Aslan hanya membasuh keringat di jidat anak didiknya menggunakan tisu.

“Bagaimanaka kita pelatih, tidak senangka kalau siswata menang, saking senangta, bahkan pelatih akan peluk dan angkat-angkat karena bahagia dengan prestasi mereka, apalagi ini cuma lap-lap jidatnya,” mereka ini anak-anak sekarang sedang latihan keras karena pekan depan ada perlombaan dan kita target menang,” tepisnya.

Aslan mengaku ada oknum tertentu yang sengaja ingin merusak nama baiknya, entah mereka iri, kata Aslan, atau ingin menggantikannya sebagai Kasek.

Ditempat yang berbeda, dua siswi SKO yakni WP (16) dan M (15) mengaku ditekan oleh salah seorang security di sekolah tersebut untuk mengakui adanya tindakan pencabulan yang dilakukan Aslan kepada kedua siswi tersebut.

advertize

advertize

Kepada awak media, dua siswi tersebut menjelaskan jika security yang keduanya maksud itu seringkali menebarkan isu yang tidak benar.

”Saya dipaksa mengaku menjadi korban pencabulan pak Kepsek oleh Security E (inisial) bahkan dia bilangkan saya perempuan gampangan, nah pada saat itu juga saya bantah, dan saya beritahu sama dia bahwa itu tidak benar, karena saya tidak pernah dilecehkan oleh Pak Aslan. Jelas saya keberatan dengan tuduhan ini, dan akan bawa kasus ini ke pihak kepolisian, ” ungkap Siswi Kelas XII itu.

Hal serupa juga diungkapkan siswi inisial M yang merupakan atlit tenis meja dan duduk di bangku kelas X.

“Saat itu saya sedang berada di ruangan Kasek, untuk mengambil Bad Tenis Meja, dia bilang saya pernah menangis setelah keluar dari ruangan itu, padahal saat itu saya menangis karena saya dipanggil di ruang tenis akibat menghilangkan kunci. Terus Sexurity itu menekan agar saya tidak bohong karena ada CCTV, saya bersumpah itu tidak benar,” bebernya.

Diakhir keterangan kedua siswi tersebut, keduanya menilai bahwa Kasek SKO sengaja diisukan melakukan pencabulan oleh pihak-pihak tertentu. Sebab, banyak yang iri terhadap perlakuan khusus Aslan yang cenderung mengistimewakan beberapa cabang olahraga (Cabor), sehingga dianggap pilih kasih. (AK)

Komentar FB

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Send this to a friend