Take a fresh look at your lifestyle.

Marak Begal dan Pembunuhan, DPRD Minta Pemkot Kendari Lakukan Tiga Hal Ini

+100%-

KENDARI, SULTRADEMO. CO – Hampir sebulan pasca Idul Fitri, Kota Kendari seperti angker dan menjadi tidak layak dihuni. Aksi begal, perampokan bahkan pembunuhan menjadi langganan informasi yang demikian menakutkan warga kota untuk tidak keluar rumah.

Polisi yang tak kenal malam terus melakukan buser dan patroli rupanya masih belum menekan angka kriminalitas itu. Hampir dipastikan polisi pada setiap pekan menangkap gerombolan dan kelompok begal di Kendari.

Bukannya berkurang, kelompok dan tindak pelaku begal justru terus menjadi-jadi, boleh dikata terus bertambah dan menghantui kota bertaqwa ini.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Kota Kendari, Umar Bonte menyarankan, Pemkot Kendari segera melakukan tiga hal.

Pertama, Walikota segera menggelar rapat dengan seluruh unsur Forkompimda termaksud DPRD guna membahas strategi jitu mencegah dan menekan angka kriminal di Kendari.

Kedua, Pemkot segera memerintahkan seluruh camat, lurah dan RT melakukan patroli/meronda dilingkungan masing-masing.

advertize

advertize

Ketiga, Kepolisian, TNI, dan Satpol PP siaga di setiap titik rawan, termasuk mendampingi disetiap lingkungan.

“Selain itu gubernur jangan tinggal diam, karena Kota Kendari ini adalah jantung Sultra, Pemprov, pemkot dan seluruh elemen harus turut serta menangani ini, mari dudukan bersama solusinya, undang semua pihak, termasuk tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, dan semua tokoh,” kata UB.

Umar menilai, meningkatnya angka kriminal itu didasari oleh kesenjangan sosial ekonomi. Kurangnya perhatian pemerintah dalam menyiapkan lapangan kerja.

“Ini salah satu penyebabnya karena faktor ekonomi sosial. Pemerintah harus hadir, jika tidak rusak kota kita ini,” tutup Umar.

Laporan : AK

Editor Adin

Komentar FB

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Send this to a friend