Take a fresh look at your lifestyle.

KKN IAIN di Konawe Dapat Sorotan Pedis Warga, Ketua SEMA IAIN Bakal Polisikan

+100%-

Konawe, Sultrademo.co Ketua Senat Mahasiswa IAIN Kendari, Irhas Saputa yang juga Koordinator Desa KKN IAIN Kendari di Desa Tanggobu Kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe bakal polisikan pemilik akun facebook Wiwin Wulandari atas pencemaran nama baik Institusi Agama Islam tekemuka di Sultra itu.

Sekretaris Organisasi Akademisi Mahasiswa Islam Sultra itu mengaku sangat geram dengan postingan Wiwin yang tidak lain adalah warga setempat yang konon adalah anak mantan camat di Konawe.

Diceritakan Irhas, sejak beberapa hari ini, dia kawannya mendapat arahan untuk menyediakan fasilitas audio, dan sound untuk kepentingan latihan senam kreasi warga menghadapi lomba 17 Agustus mendatang.

Latihan tersebut dilaksanakan tepat di posko KKN, yang tidak lain adalah rumah kediaman Sekretaris Desa Tanggobu.

Namun alih-alih muncul tudingan tidak mengenakan dari pemilik akun Wiwin yang dinilai menyudutkan instansi IAIN Kendari.

Dalam postingannya, lanjut Pria kelahiran Wolo itu, Wiwin memfitnah dirinya dan kawannya yang sedang Kuliah Kerja Nyata di Desa Tanggobu.

advertize

advertize

“Astagfirullah, mahasiswa KKN IAIN Kendari bukannya rutin ngajakin ibu-ibu pengajian malah ngajak senam zumba siang malam, apa kalian pelajari di kampus, apa yang kalian mau bagikan di kampung, kasian anak anak harus menonton kegiatan yang tidak positif, ” demikian bunyi postingan akun Wiwin di FB dibacakan Irhas di hadapan media, Kamis, 1/8/2019.

Ketgam : Postingan wiwin wulandari di dinding facebook

 

Irhas menjelasakan, bahwa senam kreasi yang disebut akun FB Wiwin Senam Zumba bukanlah program KKN nya, dia dan satu poskonya hanya memfasilitasi sesuai permintaan warga untuk latihan menghadapi lomba peringatan hari kemerdekaan Indonesia. Dia hanya sebatas memfasilitasi dan fokus menjalankan semua program fisik dan non fisik nya.

“Kami sangat terpukul, ini merusak nama baik kampus kami, dan kami akan melaporkan ke polisi hari ini juga,” tegas Irhas.

Dihubungi terpisah, Kepala Desa Tanggobu, Edison mengaku sedang mencari jalan terbaik, dirinya berharap pemilik akun Wiwin Wulandari segera meminta maaf dan masalah itu selesai secara kekelurgaan.

“Mungkin hanya sekedar salah paham, tapi kami sedang mencari jalan baiknya, kita berharap selesai secara kekeluargaan, ” katanya saat dihubungi via telepon,.

Laporan : Jumardin Engga.
Editor : Aliyadin Koteo.

Komentar FB

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Send this to a friend