Take a fresh look at your lifestyle.

Disaksikan KPK, Pemda Konsel Teken MoU dengan Tiga Instansi

+100%-

Kendari, Sultrademo.co Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe Selatan (Konsel) melakukan penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Pertahanan Nasional (BPN), Bank Sultra dan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak.

Nota kesepahaman tersebut ditanda tangani langsung Bupati Konsel, H. Surunuddin Dangga bersama Gubernur dan para Bupati/Walikota se-Sulawesi Tenggara di Claro Hotel Kendari, Rabu (21/8/2019), MoU tersebut disaksikan langsung Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), La Ode Muh. Syarief dan Gubernur, H. Ali Mazi, Wagub, H. Lukman Abunawas dan Ketua DPRD Sultra, H. Abdurrahman Saleh.

Terjadinya MoU tersebut diinisiasi pihak KPK melalui bidang Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan (Korsupgah) yang telah bertugas -/+ 10 Bulan di Sultra. Dengan tujuan untuk mendorong penertiban aset daerah dan optimalisasi pendapatan daerah serta pengelolaan sektor pertambangan.

Pimpinan KPK, LM Syarief dalam sambutannya menyampaikan bahwa penandatanganan dilakukan untuk membantu Pemprov/Pemda untuk meningkatkan pendapatan asli daerah dan mengamankan aset-aset daerah yang terindikasi bermasalah yang didalamnya mencakup tanah, bangunan dan kendaraan dinas baik roda empat maupun roda dua dan lainnya.

Termaksud penertiban wajib pajak dan pengelolaan sektor tambang yang endingnya untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

advertize

advertize

“Kami sedang berupaya meningkatkan dan mengumpulkan PAD, tandasnya, namun pada saat yang sama, Pemda jangan menggunakan anggaran yang bukan jadi prioritas, tetapi mamfaatkanlah untuk kemaslahatan masyarakat, serta berhati-hati dan kontrol dalam menggunakan uang negara, dengan selalu mengingat serta mengimplementasikan pesan leluhur yang tidak akan memiliki seuatu yang bukan milik kita sekecil apapun itu,” katanya.

Syarief juga menjelaskan bahwa Tim Korsupgah masuk ke Sultra bukan karena terbanyak korupsinya, tetapi karena daerah ini memiliki kekayaan alam yang cukup kaya dan unik yang sangat dibutuhkan di masa mendatang, seperti nikel dan kobalt (komponen batrei) serta lainnya, yang harus dijaga ketat pengolahannya.

Tempat yang sama, Bupati Konsel, H. Surunuddin juga turut menyampaikan terima kasih kepada KPK karena telah membantu meringankan beban kerja Pemda dalam mendorong peningkatan pendapatan dan penertiban aset bermasalah, khususnya terkait polemik pertambangan yang bukan wewenang Pemkab, termasuk mensertifikasi aset bidang tanah dan bangunan, agar ketika terjadi sengketa kedepan bisa dimenangkan daerah.

“Tentu dengan kerjasama ini merupakan kabar gembira buat Pemerintah dan masyarakat Konsel, karena potensi yang ada bisa kita optimalkan demi mensejahterahkan masyarakat, sekaligus mendukung penuh kinerja KPK dalam pemberantasan Korupsi dan siap menerima bimbingan dari KPK,” imbuhnya.

(AK)

Komentar FB

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Send this to a friend