Take a fresh look at your lifestyle.

Meski Sumbang Darah, PMK Berhasil “KO” Bupati Konsel

+100%-

Konawe Selatan, Sultrademo.co – Setelah kurang lebih enam belas tahun Konawe Selatan otonomi, impian pemuda dan mahasiswa memiliki asrama di Kendari akhirnya dapat terwujud.

Tepat di hari pelantikan dewan terpilih Kabupaten Konsel, Senin, 2/9 puluhan Pemuda dan Mahasiswa Konsel (PMK)  dibawah kendali, Alpian Anas, Jefri, Aliyadin Koteo, dan Jevhin berhasil menduduki dan menguasai kantor DPRD Konsel. Meski sebelumnya harus adu kekuatan, hingga saling memukul dan melempar batu dengan pihak keamanan.

Tak sedikit massa aksi yang terluka hingga berdarah-darah. Demikian juga dari pihak kepolisian. Namun begitu, insiden tersebut berhasil menyentuh hati Bupati Konsel yang selama ini terus mengabaikan, bahkan cenderung melarikan mahasiswa ketika meminta kejelasan program asrama mahasiswa, dengan kata lain, kali itu, Bupati Konsel “Knockout” (KO) di hadapan puluhan massa aksi dengan tanpa muluk-muluk mengabulkan permintaan massa aksi untuk membangunkan asrama Konsel di Kendari.

“Kalau begitu besok silahkan komunikasi dengan Sekda siapa dan berapa orang perwakilan yang akan menjadi tim, besok silahkan cari tanah bersama sekda di Kendari, tahun ini kita bebaskan dan lunasi tanahnya, Januari atau Februari kita mulai bangun asramanya,” kata Surunudin dihadapan Ketua DPRD Konsel, Wakil Bupati, Sekretaris daerah, Kapolres Konsel, dan puluhan massa aksi saat dialog dan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara kesepakatan bersama pembangunan asrama mahasiswa Konsel.

Ketgam, dari kiri, Alpian Anas, Jevhin Jefri dan Aliyadin Koteo saat dialog dengan Bupati, Wakil, dan Ketua DPRD Konsel
advertize

advertize

“Saya bertanggung jawab, saya akan kawal ini, adik-adik tenang, bupati sudah mengabulkan, maka tugas kami adalah mengawal hingga tuntas, ” tambah Ketua DPRD Konsel, Irham Kalenggo.

Aliyadin Koteo, Alpian Anas, Jefri, dan Jevhin usai itu langsung meninggalkan ruang DPRD Konsel.

“Ini adalah sejarah, sudah enam belas tahun Konsel berdiri dan sudah sering disuarakan sebelumnya oleh senior-seniot, tapi tidak pernah berhasil, kali ini alhamdulillah dengan semangat dan niat tulus, kita berhasil meski harus banyak yang luka bahkan harus dijahit kepalanya, tapi inilah konsekwensi, yang pasti lelah kami terbayar, dan akan kami kawal sampai benar-benat gedung itu sudah berdiri kokoh, ” kata Jefri kepada media.

Laporan : Adhin.
Editor : AK

Komentar FB

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Send this to a friend