Take a fresh look at your lifestyle.

Bermalam di Mapolda, Amarah : Pantang Pulang Sebelum Kasus Randi Tuntas

+100%-

Kendari, Sultrademo.co– Aliansi Mahasiswa Sedarah (Amarah) hingga kini masih duduk di depan Markas Komando Polisi Daerah (Mapolda) Sultra menuntut penuntasan kasus penembakan Randi dam Yusuf.

Aksi itu dimulai pada pukul 16.00 Wita kemarin, dan jumlah massa diperkirakan 30 orang.

Kordinator Lapangan, Rahman Paramai menegaskan, pihaknya akan terus duduk di depan Mapolda Sultra dan terus melakukan aksi sampai kasus kedua korban tuntas sesuai peraturan hukum yang berlaku.

Pihaknya juga meminta Kapolres Kota Kendari Sulawesi tenggara dicopot. Hal itu merupakan bentuk pertanggung jawaban moril terhadap tertembaknya dua mahasiswa Unhalu.

“Pantang Pulang sebelum kasus Randi dan Yusuf tuntas, kami juga minta kepada Kapolri untuk menonjob mantan Kapolda Sulawesi Tenggara, dan kemudian Kapolri mundur dari jabatannya,” ujarnya kepada awak media. Kamis 03/10.

advertize

advertize

Dia menegaskan, aksi yang digelar pihaknya tidak akan usai sebelum pelaku penembakan tertangkap dan diadili.

Di tempat yang sama, wanita satu-satunya yang turut aksi, Halifa mengatakan, dirinya ikut aksi dan rela bermalam di depan Mapolda Sultra karena kesadaran sebagai manusia sosial.

“Kami berada di sini untuk menuntut keadilan dari para birokrasi untuk menuntaskan kasus yang di lakukan dari aparat kepolisian,”tutupnya.

Sampai berita ini dirilis Aliansi Mahasiswa Sedarah masih melakukan aksi.

Laporan : Ifha
Editor : AK

Komentar FB

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Send this to a friend