Take a fresh look at your lifestyle.

BPJS Bakal Sanksi Penunggak Iuran, Tim Advokat : Belum Waktunya

+100%-

Jakarta, Sultrademo.co– Belum selesai masalah klaim rumah sakit yang belum dibayarkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), ditambah lagi masalah pelayanan pasien banyak ditolak, kini BPJS kembali mengambil kebijakan bakal menindak peserta yang menunggak iuran BPJS.

Langkah itu mengundang reaksi Tim Advokat Peduli BPJS, Wendra Pudji menilai Kebijakan itu merupakan tindakan represif kepada peserta mandiri. Disebutnya jika itu terus dilanjutkan maka menunjukan manajemen BPJS Kesehatan merosot, dan itu merugikan peserta.

Apabila dipaksa diterapkan waktu dekat ini, lanjut Pudji, itu semakin menunjukkan BPJS dalam kondisi defisit dan dapat mengancam jabatan Direksi BPJS Kesehatan.

advertize

advertize

“Padahal negara wajib menjamin jaminan sosial kepada warga negaranya sesuai amanat UUD 1945 Pasal 28 H bukan malah memberi sanksi kepada warga negaranya,” kata dia.

Ia pun menutupnya dengan menyarankan manajemen BPJS Kesehatan lebih bijak menyikapi situasi terkini.

“Kalau itu dipaksa, jngan sampai menjadi serangan balik yang jadi menambah carut marutnya. Dan lebih baik manajemen BPJS Kesehatan fokus meningkatkan mutu pelayanan di rumah sakit dengan sendirinya peserta tidak akan menunggak lagi karen puas dengan pelayanan BPJS,” tutupnya

Laporan : Irvan

Komentar FB

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Send this to a friend