Take a fresh look at your lifestyle.

Pressure Peristiwa “Sedarah”, Cipayung Sultra Datangi Mapolda Sultra

+100%-

Kendari, Sultrademo.co – Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus Sulawesi Tenggara (Sultra) mendatangi Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sultra untuk mempressure penanganan kasus penembakan dua mahasiswa UHO pada peristiwa “Sedarah” (September Berdarah).

OKP yang terlibat dalam pertemuan tersebut masing masing perwakilan dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI),Perhimpunan mahasiswa Katolik republik Indonesia (PMKRI), Gerakan mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) dan Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM).

Kapolda Sultra, Brigjend Merdisyam yang langsung menerima kedatangan OKP saat itu juga menjelaskan, enam polisi terduga membawa senjata saat melakukan pengamanan unjuk rasa mahasiswa menjadi terperiksa saat ini tengah menjalani proses sidang disiplin.

Namun, dinilai kasus tersebut terkesan lamban dan tertutup, pihak OKP bersama dengan keluarga korban mengingatkan kepada pihak kepolisian untuk tidak bermain-main dalam penanganan kasus tersebut dan meminta kepada masyarakat untuk terus mengawal proses hukum yang berlaku.

advertize

advertize

“Kami dari pihak keluarga berharap agar proses hukum ini diungkap secara transparan. saya meminta kepada pihak kepolisian agar informasi penanganan dan perkembangan kasus ini disampaikan kepada pihak keluarga, utamanya orang tua korban,” ucap Agus, salah satu keluarga korban.

Ketua Badko HMI Sultra Eko juga meminta Kapolda agar mendeklarasikan desakkan ke Mabes Polri untuk segera mengusut tuntas kasus penembakkan Randi dan Yusuf dan segera menetapkan tersangka.

“Kami minta Kapolda untuk menuntaskan kasus penembakan terhadap dua mahasiswa dan memastikan bahwa tidak ada hal yang ditutup-tutupi dalam penanganannya, kami juga minta agar pelsku secara diproses sebagaimana hukum yang berlaku,” pungkasnya. Jumat (18/10/19).

Laporan : Irvan

Komentar FB

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Send this to a friend