Take a fresh look at your lifestyle.

Tiga Kesatria Porkemi Harumkan Nama Bumi Anoa Di Kancah Nasional

+100%-

Kendari, Sultrademo.co – Tiga atlet Persatuan Olahraga Kempo Indonesia (Porkemi) Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil mengharumkan nama daerah di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kempo di Bandung, Sabtu (9/11/2019).

Tiga atlet wakil Bumi Anoa itu sukses memboyong 2 medali emas dan satu perunggu.

Mereka adalah Fitriana Wati, Muhammad Aksandiansyah dan dan Dirhamsyah. Fitriana Wati sendiri berhasil menyabet medali emas usai mengalahkan wakil Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Wanita berdarah Muna itu sukses mengukir prestasi pada nomor Randori Senior Putri kelas 55 kilogram dengan mencatatkan skor kemenangan 5 – 2 di babak final.

Selanjutnya, nama Sultra kembali bergema di arena pertandingan Gedung Olahraga (GOR) Padjajaran Bandung, usai Muhammad Aksandiansyah membukukan kemenangan 7 – 4 atas wakil dari Provinsi Bali pada nomor Randori Putra kelas 60-65 kilogram di babak final.

Satu lagi wakil Sultra yang membawa harum nama Bumi Anoa di kancah nasional yakni Dirhamsyah yang meraih medali perunggu. Seorang anggota TNI dari satuan Yonif 725/Woroagi itu harus puas menempati peringkat ke tiga setelah mengakui keunggulan dari wakil Sumut dengan poin 3 – 5 di nomor Randori Putra kelas 60-70 kilogram di fase semifinal.

Fitriana Wati merasa bangga dan patut bersyukur setelah mampu merebut podium tertinggi pada ajang nasional yang dihelat di Kota Kembang mulai 8 sampai 9 November 2019 itu. Pasalnya prestasi tersebut baru pertama kali diraihnya.

“Pastinya senang dan bersyukur pada Tuhan Yang Maha Esa. Terimakasih kepada orang tua saya dan para senpai yang sudah mendidik saya. Ini pertama kali saya ikut kejuaraan nasional dan suatu kesyukuran bisa meraih medali emas,” ujarnya saat dihubungi via whatsap

advertize

advertize

Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Porkemi Sultra Nasruddin mengatakan mengapresiasi torehan yang luar biasa bagi ke tiga kestria Sultra itu. Menurutnya, hasil ini sangat di luar dugaan, pasalnya persiapan dan latihan hanya dilakukan dalam waktu singkat.

“Alhamdulillah, 3 atlit (kesatria) Sultra yang mengikuti Kejurnas semua dapat medali walaupun persiapannya hanya sekitar 10 hari. Terima kasih kepada para senpai yang telah melatih mereka. Sebagai ketua saya harus mengapresiasi mereka, kita pikirkan apa yang perlu diberikan kepada mereka,” kata Nasruddin diwawancara via whatsapp.

Nasruddin mengaku, ke tiga atlit itu berangkat Kejurnas di Bandung, Jawa Timur (Jatim) tidak ada bantuan dari pihak lain. Tutur dia, semua biaya berasal dari pengurus yang punya semangat mengangkat nama baik Sultra di Kejurnas yang diikuti 58 kabupaten dan kota dari 24 provinsi.

“Jadi pengorbanan pengurus tidak sia-sia. Kita bisa buktikan bahwa Porkemi Sultra memang kompak. Semua berkat dukungan keluarga, para senpai, Dirham anggota TNI Yonif 725 dapat dukungan dari satuannya. Saya mengucapkan terimakasih kepada Danrem 143/HO, Danyon 725/Woroagi dan para pengurus Porkemi, khususnya Sensei Rahman Sabara dan Lisa,” ucapnya.

Pria yang berprofesi sebagai pengacara ini meminta kepada atlit agar menjadikan hasil Kejurnas Bandung sebagai pemacu motivasi agar lebih giat berlatih.

Nasruddin menambahkan Porkemi memiliki jadwal kejuaraan yang padat ke depannya, pihaknya juga menargetkan 2020 menghelat kejuaran baik tingkat daerah maupun berskala nasional.

“Kita rencanakan 2020 untuk di Sultra ada Kejurda, di tingkat nasional ada Kapolri Cup dan Kejurnas Porkemi,”ujarnya

“Setiap 3 bulan kita akan lakukan seleksi atlit yang akan kita persiapkan mengikuti kejuaraan. Jadi ada program Kesatria siap tanding dan meraih prestasi,” tutupnya. (Ilfa)

Komentar FB

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Send this to a friend