Take a fresh look at your lifestyle.

Lama Buron, Buhari Matta Mantan Bupati Kolaka Akhirnya Tertangkap

+100%-

Kendari, Sultrademo.co – Tim eksekutor Kejaksaan Negeri Kolaka, Sabtu, 7 Desember tepatnya pukul 14.30 Wita, telah melakukan eksekusi terhadap terpidana eks. Bupati Kolaka, Buhari Matta yang tertangkap di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.

Eksekusi tersebut berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI, nomor : 775k/Pid. Sus/2014 tanggal 25 Maret 2015.

Adapun keterangan yang diberikan oleh, Kepala Seksi Penerangan Hukum(Kasipenhum) Kejati Sultra, Herman Darmawan menjelaskan bahwa terkait kasus tersebut, terpidana telah di eksekusi ke Lapas Kelas I Makassar sekirq pukul 23.00 Wita pada hari Sabtu kemarin.

Dialog Public HMI

“Diketahui terpidana, pada saat masih dalam proses persidangan tidak dilakukan penahanan sampai perkara tersebut diputus di pengadilan Tipikor Kendari pada 2013 lalu dan terbukti bersalah. Kemudian terdakwa banding ke tingkat Pengadilan Tinggi (PT), dan putusan PT juga tetap terbukti menguatkan putusan pengadilan Tipikor, namun pada saat itu terdakwa menyatakan kasasi ke Mahkamah Agung dan saat menyatakan kasasi dan putusan Kasasinya tetap menguatkan putusan PT dan putusan Pengadilan Tipikor hingga di tetapkan sebagai terpidana pada tahun 2015,” ungkapnya, Minggu (8/12/2019).

Jelasnya, namun pada saat terpidana akan dieksekusi ke Lapas, ia sempat melarikan diri dan berstatus buron hingga tertangkap saat ini.

“Alhamdulillah berkat kerja keras tim eksekutor kejaksaan negeri Kolaka, akhirnya terpidana buron atas nama Buhari Matta berhasil kita tangkap dan sudah di proses ke Lapas. Dimana terpidana terjerat kasus jual beli Nikel kadar rendah antara Pemerintah Kabupaten Kolaka dan PT. Kolaka Mining Internasional,” bebernya.

Buhari Matta divonis atas pasal 2 ayat 1 UU 31/99 jo UU 20/2001 jo 55 ayat 1 ke 1 KUHP yang telah merugikan negara sebesar Rp 24 miliar. Dengan sanksi hukum yaitu penjara selama 4 tahun 6 bulan dan pidana denda sebesar Rp 500 juta atau diganti dengan kurungan selama 6 bulan jika tidak membayar denda.

Laporan : Irvan
Editor : AK

Komentar FB

Send this to a friend