Take a fresh look at your lifestyle.

Pemuda Karang Taruna Konut Dibekali Pelatihan dan Pemahaman Bahaya Panyalahgunaan Narkoba

+100%-

Kendari, Sultrademi.co – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara( Sultra), melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), menggandeng BNNP Sultra memberikan pemahaman kepada Pemuda Karang Taruna dari seluruh Desa Konut tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dengan tema” Mewujudkan Generasi Muda Konawe Utara Yang terpelajar, Berprestasi, Berkarakter Tanpa Narkoba” disalah satu hotel kendari.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 27-29 Desember melalui pelatihan pencegahan penyalahgunaan narkotika bagi kaum muda karang taruna desa se-Kabupaten Konawe Utara yang berjumlah 200 orang.

Bupati Konut Ruksamin Dalam sambutannya melalui Kepala Bidang DPMD Konawe Utara, Indra Talib menyampaikan bahwa remaja atau generasi muda adalah bagian dari masyarakat yang merupakan penerus bangsa, diharapkan dapat terbebas dari penyalahgunaan narkoba.

“Maka dengan demikian betapa strategisnya peran orang tua bersama-sama dengan pemerintah serta dan unsur masyarakat lainnya dapat melakukan aksi kegiatan yang berskala lokal maupun nasional, dalam rangka memerangi kejahatan narkoba serta menyelamatkan generasi muda kita dari kejahatan narkoba,” ujarnya.

“Sejalan dengan pelaksanaan pelatihan ini, mari kita semua yang hadir diruangan ini untuk melindungi dan memberikan pengertian kepada anak-anak kita dari bahaya penyalahgunaan narkoba” Tambahnya.

Indra Talib mengungkapkan, narasumber pada pelatihan bahaya narkotika itu ada dua yakni dari BNNP Sultra menyampaikan materi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sultra yang menyampaikan terkait kajian hukum jika menggunakan narkoba, baik pengguna ataupun pengedar.

“Para peserta diberi pemahaman bahaya narkoba dan kajian hukumnya jika menggunakan narkotika, baik sebagai bandar atau pengedar,” ungkapnya

Indra Talib mengatakan daerah Konut adalah salah satu daerah pengekspor hasil tambang sehingga kemungkinan akses itu bisa digunakan lewat jalur kapal-kapal dari luar.

“Sehingga karang taruna inilah yang akan mengawasi dalam mencegah terjadinya peredaran gelap narkotika di setiap desa masing-masing,”ujarnya

Talib menambahkan materi yang didapatkan bisa diimplementasikan di setiap desa masing-masing sehingga dapat menyelamatkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merugikan diri sendiri.

“Semoga dengan adanya pelatihan ini, generasi muda kita menjadi lebih paham terhadap pengaruh buruk narkoba, sehingga harapan kita untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba dapat terwujud dengan mudah,” harapnya.

(Ilfa)

Komentar FB

Send this to a friend