Konut, sultrademo.co – Bawaslu Konawe Utara (Konut) umumkan status laporan dengan Nomor : 0l/LP/PB/Kab.28.11/1X/2020 hasil akhir kajian Bawaslu Konut mengenai dugaan pelanggaran Pilkada yang di lakukan terduga 4 ASN di kantor disperindag Kabupaten Konawe Utara (Konut) yang dilaporkan beberapa hari terlapor oleh tim Ruksamin-Abu Haera (RABU) tersebut tidak memenuhi unsur pidana. Rabu (7/10/20)

Dengan demikian Sekretaris Dinas Perindag, Mustaman mengatakan, setidaknya kedepan pelapor harus lebih mengedepankan berpikir ketimbang bertindak agar tidak terkesan lugu di mata hukum.

Dijelaskannya, hal tersebut bagian dari pendewasaan demokrasi. Namun hal-hal yang bersifat etis tetap harus dijunjung tinggi sehingga proses demokrasi akan berjalan baik bila kualitas peserta pemilu dan masyarakat juga berkualitas.

sultrademo

“Harapan saya kedepannya buat adik adik saya mohon banyak belajar lagi terutama soal UU ASN dan UU pelayanan publik, Perlu saya tekankan bahwa ASN selain dia pelayan publik dan pelaksana kebijakan publik,” harapnya.

Baca Juga :  KPU Koltim Tetapkan 2 Paslon di Pilkada 2020

“Berdasarkan Undang Undang ASN pada pasal 10, juga sebagai pemersatu bangsa sebagai ASN kami wajib melayani siapapun dia, bahkan kalau ada oknum yg melarang kami melayani warga negara yg sah secara hukum justru itu melanggar regulasi keterbukaan informasi publik,” imbuhnya.

Ia menegaskan sebagai ASN bertindak berdasarkan UU dan oleh karena itu juga dibatasi UU dan bukan dibatasi oleh oknum apalagi bila nyata mereka itu adalah tim sukses.

“Kami harap kepada pihak pelapor untuk berpikir jernih dan jujur dalam menyikapi setiap isu isu yang berkembang termaksud harus arif menggunakan media sosial karena apabila seenaknya melaporkan sesorang itu juga bisa berdampak pada pencemaran nama baik dan fitnah,” pungkasnya.

Reporter : Mansyarudin

Komentar