725/Woroagi Lakukan Tradisi Siraman Bunga dan Minum Madu

  • Whatsapp

Kendari, (SultraDemoNews) Dalam rangka menerima personel baru, Batalyon Infanteri 725/Woroagi kembali melakukan tradisi siram bunga dan minum madu, Sabtu (10/2).

Personel yang baru saja tergabung di Yonif 725/Wrg berjumlah 78 orang, terbagi dari 30 bintara dan 48 tamtama. Ke tujuh puluh lapan personel tersebut berasal dari berbagai daerah yaitu Dam III Siliwangi (Jawa Barat), Dam IV Diponegoro (Jawa Tengah), Dam V Brawijaya (Jawa Timur), Dam VI Mulawarman (Kalbar), Dam IX Udayana (Bali), Dam XII Tanjung Pura (Kalsel), Dam XIII Merdeka (Sulut), Dam XVII Cendrawasih (Papua Barat).

Bacaan Lainnya

Dalam tradisi tersebut, Komandan Batalyon Infanteri 725/Woroagi, Letnan Kolonel Inf Hendry Ginting mengatakan, Yonif 725/Woroagi tidak luput dari tradisi yang biasa dilakukan seperti siraman bunga dan minum air madu, hal itu sesuai dengan adat Woroagi.

Adat tersebut memiliki makna sebagai prajurit yang menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap satuan, diri sendiri serta mnumbuhkan jiwa korsa antar sesama rekan prajutit yonif 725/Woroagi layaknya lebah yang diganggu satu, semuanya merasakan kesakitan.

“Tradisi ini patut dipertahankan sebagai tolak ukur kemampuan yang harus dimiliki oleh setiap prajurit, memiliki makna sebagai personil baru Yonif 725/Wrg yang benar-benar sangat dibutuhkan dalam melaksanakan tugas-tugas sebagai alat pertahanan negara,”tutupnya.

Reporter. Aryani fitriana

Pos terkait