Bawa Amonium Nitrat Ilegal, 10 Nelayan Diamankan Polda Sultra

  • Whatsapp

Kamis, 5 April 2017

Kendari, (SultraDemoNews)-10 nelayan diamankan jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara karena telah membawa amonium nitrat ilegal yang bisa digunakan sebagai bahan peledak.

Bacaan Lainnya

Kapolda Sultra, Brigjen Pol Andap Budhi menjelaskan bahwa penangkapan tersebut dilakukan pada akhir Maret lalu di sekitar Selat Kabaena, Kabupaten Bombana, Sultra oleh jajaran Dit Pol Air Polda Sultra.

“Kami mendapatkan informasi terkait pelayaran yang dilakukan oleh sepuluh nelayan ini, sehingga Dit Pol Air terus menindak lanjutinya dan didapatkan diatas Kapal Motor Nelayan Anugerah sebanyak 150 Kg, Amonium nitrat,” terangnya, Kamis (5/4/2017).

Selain amonium nitrat, barang bukti yang juga diamankan antara lain detonator, sumbu peledak, botol kosong, dan serbuk korek api.

Sementara itu penggunaan bahan peledak jenis Amonium Nitrate sangat dilarang oleh Undang-undang karena jika disalahgunakan akan membahayakan jiwa, merusak ekosistem biota laut dan berdampak kerugian Negara dan masyarakat.

Dikatakannya jika saat ini jajaran Polda Sultra lebih menekankan pada pencegahan dari pada penangkapan.

“Kami terus kembangkan informasi yang kami dapatkan sehingga kami lebih menekankan pada pencegahan dari pada penangkapan,” ujarnya.

KMN Anugerah tersebut bertolak dari Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan dan akan berlayar menuju Papua untuk mencari ikan.

Andap menambahkan ancaman hukuman yang dapat dikenakan kepada 10 orang nelayan tersebut yakni ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Reporter : Sha

Pos terkait