Sultrademo.co

Bupati Ruksamin Bolehkan Pemudik Keluar-Masuk Konut, ini Syaratnya

Ketgam : Bupati Konawe Utara, Wakil Bupati Konawe Utara, Kapolres, Dandim Penghubung 1417 Kendari, Kapusda saat meninjau Posko operasi ketupat di perbatasan Konawe Utara (Konut) Sultra dan Sulawesi Tengah (Morowali). Foto Humas dan Protokoler Konut

Reporter: Upi

KONAWE UTARA- Bupati Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), H.Ruksamin akhirnya mengeluarkan kebijakan izin mudik keluar -masuk Konawe Utara.

Ruksamin yang didampingi Wakil Bupati Konut, Kapolres, Perwira Penghubung 1417 Kendari, Kapusda Konut mengatakan telah mengeluarkan kebijakan untuk mengizinkan para pengemudi yang hendak mudik, baik dari luar kabupaten masuk Konut, maupun warga Konut yang akan keluar dari wilayah Konawe Utara (Konut).

Ruksamin bilang, kebijakan itu meliputi beberapa syarat. Bagi para pengemudi atau masyarakat baik dari Konawe Utara maupun masyarakat di luar dari Konawe Utara (Konut) diharuskan memenuhi syarat dan ketentuan yang telah direkomendasikan.

Pertama yang diizinkan yakni kendaraan barang yang memuat sembako, kemudian orang sakit dan masyarakat yang sudah melakukan vaksin sampai tahap ke dua dibuktikan dengan sertifikat vaksinasi.

Sedangkan bagi masyarakat yang tidak memenuhi syarat tersebut maka tidak dibenarkan untuk melintasi wilayah Konawe Utara.

“Jadi setiap warga yang hendak untuk mudik harus bersyarat, seperti mobil pembuat barang berupa sembako dan pihak kami akan memeriksa sedetail mungkin muatan tersebut beserta dengan supirnya, yang selanjutnya jika ada keluarga sakit yang memang menumpangi kendaraan dan kita pastikan orang tersebut benar-benar sakit dibuktikan dengan surat keterangan sakit dari dokter atau pihak rumah sakit, dan yang terakhir para pengemudi harus sudah melakukan vaksinasi dua kali,” beber Ruksamin saat meninjau posko perbatasan antara Konawe Utara dan Sulawesi Tengah di kecamatan Wiwirano Sulawesi Tenggara. Jum’at 07 Mei 2021.

Selain tiga cara tersebut yang menjadi syarat utama, lanjut dia, untuk melintasi wilayah kabupaten Konawe Utara tidak dibolehkan. Namun begitu, disetiap posko, Pemkab Konut sudah menyiapkan berupa alat antigen untuk alat pemeriksa bagi masyarakat yang nekat mudik tanpa memiliki tiga syarat tersebut

“Jika ada pemudik yang tidak memiliki tiga unsur sarat itu, kami sudah siapkan para dokter di setiap posko untuk melakukan sweb antigen, di sana juga akan ada hasilnya menunggu sampai 20 menit jika hasilnya negatif maka dipersilahkan untuk melanjutkan perjalannya namun jika hasilnya positif maka pihak kami akan menyuruh untuk kembali atau kami akan isolasi di tempat yang telah kami siapkan,” tutupnya.