Dianggap Belum Terlalu Dikenal Masyarakat, Pelaksana TPA Kendari Bakal Terus Sosialisasikan Mengenai Bank Sampah

Kendari, Sultrademo.co – Sampah organik dan anorganik yang berserakan menimbulkan banyak masalah apabila tidak dikelola dengan baik.

Hal tersebut dikatakan Kepala Pelaksana TPA sekaligus sebagai Analisis Lingkungan di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Kendari Bidang Persampahan dan Limbah B3, Geritrida G. Fanumby.

Bacaan Lainnya

Geritrida mengaku, masih banyak masyarakat yang belum paham dengan kehadiran bank sampah sehingga masih perlu diperkenalkan.

“Mereka masih belum paham tentang bagaimana program bank sampah. Jadi, tugas kami sebenarnya harus lebih banyak lagi edukasi ke masyarakat untuk memberikan penjelasan yang sejelas-jelasnya terkait bank sampah. Dimana, pada kegiatan bank sampah itu berfokus pada pengolahan sampah anorganik, seperti plastik, kardus, hingga aluminium itu mempunyai nilai ekonomi yang bisa membantu ibu-ibu untuk mengolah sampah. Sehingga sampah yang yang sudah tidak punya nilai bisa menjadi lebih bernilai,” terangnya, Jumat (8/12/2023).

Geritrida pun berkomitmen untuk memaksimalkan edukasi kepada masyarakat mengenai bank sampah dengan mengajar untuk memilah sampah dari rumah, terutama memisahkan antara sampah yang basah dan yang kering.

“Sampah basah bisa diolah menjadi kompos, sedangkan sampah kering kami pisahkan lalu dibawa ke bank sampah,” tuturnya.

Contohnya, lanjut Geritrida, bank sampah di Kelurahan Watu-watu, lorong Podia, bank sampahnya telah berjalan dengan baik. mulai dari anak-anak hingga lansia sudah menjadi nasabah bank sampah, mereka sudah memiliki buku tabungan hasil dari penjualan mereka di bank sampah Podia,” ujarnya.

Geritrida berharap, masyarakat lebih antusias dalam mengenal lebih dalam tentang program bank sampah.

“Harapan kami, semoga masyarakat lebih antusias untuk memilah sampah dari rumah tanpa membuang di TPA, melainkan diolah. Untuk sampah kering yang memiliki nilai dibawa ke bank sampah terdekat,” imbuhnya.

Penulis : Nurlavyon Almudilan (magang)

 
*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait