Ini Permintaan Mantan Kakanwil Kemenag Sultra Kepada Abdul Kadir

  • Whatsapp

Kamis, 08 Juni 2017.

Kendari, (SultraDemoNews)- Mantan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sultra, Muhammad Ali Irfan saat melakukan pisah sambut dengan Kakanwil baru minta Abdul Kadir wujudkan impiannya menjadikan Sultra sebagai embarkasi haji, Kamis (8/6/2017).

Bacaan Lainnya

Sebab, saat memimpin Kemenag Sultra, Ali irfan mengaku masih banyak impiannya yang tidak sempat terpenuhi, dan paling diinginkan oleh pihaknya adalah embarkasi haji atau dengan kata lain pemberangkatan jema’a haji yang dipersiapkan secara matang pada tempat-tempat yang sudah ditetapkan, katakanlah pemusatan kegiatan pembekalan, pembinaan dan penyambutan jama,a haji di Asrama Haji.

“Saya jujur, masih banyak mimpi-mimpi saya yang belum sempat terselesaikan, dan paling utamanya adalah menjadikan Sultra sebagai embarkasi haji,”terangnya di hadapan Sekda provinsi dan sejumlah pejabat lingkup Kementerian Agama.

Disamping itu, Ali Irfan meminta agar Kakanwil baru dapat membawa Kemenag lebih baik dari sebelumnya, dan tidak menjadikan ASN lingkup Kemenag sebagai bawahan, akan tetapi menjadikan partner kerja agar tercipta harmonisasi dalam mengemban tugas dan amanah.

Dikesempatan yang sama, Abdul Kadir sebagai Kakanwil yang baru saja dilantik oleh Menteri Agana Lukman Hakim Sayfudin pada pekan lalu mengaku, sangat mengapresiasi prestasi Ali Irfan saat menahkodai Kemenag Sultra. Olehnya, ketua KAHMI itu berjanji, akan benar-benar membawa perubahan yang lebih baik lagi, termasuk banyak belajar dari rekam jejak kepemimpinan Ali Irfan.

“Kerja keras Kakanwil lama memperoleh peringakt 3 penghapusan BMN, dan saya dengar langsung dari Menteri Agama, dan ini menunjukan perhatian khusus Kemenag Pusat atas prestasi dan prestise yang telah diraih oleh beliau (Ali Irfan,red),”ujarnya.

Olehnya, tambah Abdul Kadir, kehadirannya sebagai sosok pemimpin baru dapat menjembatani pendapat dan gagasan semua perangkat kerja lingkup Kemenag Sultra, termasuk memenuhi dan menyukseskan program-program yang sebelumnya telah direncanakan.

Reporter : Aliyadin Koteo

Pos terkait