Aslan Sebut Insiden Pencabulan di SKO Sultra Salah Paham

  • Whatsapp

Kendari, SultraDemoNews- Wacana yang beredar di media sosial tentang pencabulan yang dilakukan Kepala Sekolah (Kasek) Keberbakatan Olahraga (SKO), Aslan terhadap salah satu atlet tenis meja asal Konsel dianggap sebagai bentuk kesalahpahaman.

Pasalnya, Aslan yang juga berstatus sebagai guru dan pelatih olahraga mengaku, tidak pernah berniat maupun berbuat buruk kepada anak didiknya seperti yang diisukan itu.

Bacaan Lainnya

Diceritakannya, pada tanggal 2 November lalu, dirinya sedang melatih atlit inisial AZ bersama siswa lainnya, sembari latihan berlangsung Aslan sempat mengusap keringat AZ tepat di jidatnya menggunakan selembar tisu. Layaknya sebagai seorang pelatih dan orang tua siswa, lanjut Aslan, dirinya tentu harus perhatian, apalagi AZ bersama temannya sedang dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi besar beberapa saat yang akan datang.

Disamping itu, lanjutnya, hampir tidak bisa dibendung, saat-saat tertentu dimana anak didik berhasil menjuarai event, pelatih sontak akan memeluk didikannya karena pengaruh senang dan bahagia atas prestasi dan kemenangan yang diraih.

“Semua pelatih kalau didikannya berhasil menang pasti loncat-loncat, sampai harus peluk, itu karena saking bahagianya, tapi ini cuman kita lap-lap keringatnya itupun ditempat latihan dan ada lagi teman-temannya kita dituduh mencabuli,” ceritanya kepada awak media, Selasa (7/11) di salah satu kedai kopi.

Dia menilai wacana pencabulan ini ditunggangi oleh kepentingan sekelompok atau oknum yang iri terhadapnya, serta menginginkan jabatannya sebagai Kasek.

“Saya curiga ada yang politisi ini, sengaja mereka memfitnah agar nama saya rusak, supaya bisa menggantikan saya,” ungkapnya.

Adapun keberatan AZ, dirinya menilai hanya sekedar salah paham, dan Aslan sendiri mengaku sudah berkunjung kerumah AZ bertemu dengan keluarganya.

“Ini sudah clear, sudah selesai, masalah ini hanya salah paham, dan kami sudah melakukan pertemuan keluarga untuk menyelesaikan secara kekeluargaan antara orang tua AZ, kami sendiri bahkan dimediasi oleh tokoh adat malam Jum’at kemarin,” pungkasnya. (Rifin/AK).

Pos terkait