Mantapkan Persiapan Safari Natal, Sejumlah Tokoh Kristiani Bakal Hadirkan AMIN

Jakarta, Sultrademo.co – Pasangan Capres-Cawapres Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar (AMIN) dikabarkan bakal hadir dalam safari Natal yang diinisiasi oleh sejumlah tokoh kristiani.

Hal ini sebagaimana diutarakan oleh Ketua Steering Committee (SC) panitia Safari Natal Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar, pendeta Shephard Supit ketika menggelar rapat untuk mematangkan rencana tersebut di meeting room Beatriss Cafe, di Jalan Wijaya II Nomor 77, Jakarta Selatan, Selasa (28/11/2023).

Bacaan Lainnya

Rapat ini juga dihadiri pendeta Shephard Supit, Henry Husada selaku tuan rumah, Lisa Mulyati dari Bimas Kristen Protestan, Fritz Alor Boy yang bertindak sebagai moderator rapat, Billy David dan Indra Charismiadji dari Jubir Anies Baswedan dan sejumlah tokoh kristiani lainnya.

Pendeta Shephard Supit mengatakan pihaknya memanfaatkan momen ini karena di tahun ini tahapan Pemilu bakal melewati bulan Desember yang merupakan bulan untuk merayakan Natal bagi umat Kristiani.

“Jadi kita manfaatkan momen itu. karena kita sudah bisa berlayar bersama AMIN (Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar). Kemudian masuk pada tahapan kampanye, di kampanye itu memasuki bulan Desember. Jadi ketika bulan Desember inilah kita mau menggunakan untuk safari natal,” jelasnya.

Mekanisme penyelenggaraan, kata Supit, safari yang telah disepakati yakni berpindah-pindah tempat dan dirayakan secara sederhana sesuai makna Natal.

“Kami berharap melalui safari Natal ini, semakin menguatkan pemahaman banyak orang bahwa mantan Gubernur DKI Jakarta itu bukanlah sosok anti keberagaman seperti yang sering dihembuskan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, ” harapnya.

Supit mengaku sudah berkomunikasi langsung dengan Anies Baswedan terkait safari natal ini, dan Anies menyambut baik rencana itu.

“Waktu bertemu Anies Baswedan di Kelapa Gading, demikian juga dengan Kapten Marsekal Muhammad Syaugi, demikian juga Pak Sudirman Said. Artinya para petinggi-petinggi sudah saya omongkan soal rencana safari natal dan no problem, tinggal mengatur teknis acaranya,” terang Supit.

Untuk teknis pelaksanaan safari natal, jelasnya, ada dua cara. Pertama, dilakukan dengan agenda tersendiri dan kedua, mengikuti jadwal kampanye pasangan Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar.

Bisa jadi di dalam jadwal safari natal itu tidak semuanya harus dihadiri Anies Baswedan, mengingat disesuaikan dengan ketersediaan waktu capres besutan Koalisi Perubahan untuk persatuan itu.

“Jadi kita masih menunggu. Saya juga minta teman-teman di jubir AMIN, Pak Billy dan Pak Indra untuk bisa monitor, kira-kira nanti di mana-mana Pak Anies ada kampanye, sekalipun kita boleh mengusulkan ke kota-kota tempat safari natal” ujar Supit.

“Tapi katakanlah misalnya kalau kita ajukan, saya ajukan di Ambon, Manado, Jakarta, NTT, Surabaya, Medan, Bandung juga karena Pak Henry Husada ada di sana. Itukan tidak harus Anies hadir, tapi kita juga bisa minta teman-teman di Timnas hadir. Misalnya Pak Kapten yang hadir, Pak Sudirman Said yang hadir. Sekalipun mereka bukan Kristen, tapi tidak apa-apa kasih sambutan, cuma tetap ada gambar Pak Anies dan Pak Muhaimin,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Organizing Committee Panitia Safari Natal, Henry Husada mengatakan, ada satu tim khusus untuk menentukan segera tempat untuk penyelenggaraan safari natal di kota yang sama dengan jadwal Anies Baswedan atau Muhaimin Iskandar akan melaksanakan kampanye.

“Jangan sampai nanti, kampanye dan tempat safari natal berjauhan. Jangan kita berasumsi bahwa (safari natal) di Jakarta atau Bandung, karena jalan-jalan di sana (luar daerah) agak jauh dan jangan sampai kampanyenya di mana, acara safari natalnya di mana, berjauhan,” ungkap Henry.

Menurut dia meski datang hanya lima hingga sepuluh menit di acara safari natal, kehadiran Anies Baswedan sangat penting.

“Yang saya sangat garisbawahi adalah, kita kan sudah ekspose bahwa Pak Anies akan datang natal bersama, tapi ternyata tempatnya jauh, ternyata tidak datang. Itu efeknya kita tidak menginginkan,” jelas tokoh Tionghoa Ketua Marga Hen ini.

Lanjut Henry Husada, jangan sampai acara safari natal ini dianggap kristenisasi. Demi Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar menang, isu sekecil apapun harus dihindari.

“Perayaan safari natal maunya menambah orang ‘kan, menambah dukungan, menambah support. Jadi jangan ada celah setitikpun untuk sampai pada pembalikan fakta,” pungkasnya.

Laporan : Hani
Editor : UL
Sumber : KbaNews

 
*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait