Milad ke 50, IAIN Gelar Ekpo Perdana

  • Whatsapp
Sabtu, 22 April 2017.
Kendari, ( Sultra Demo News)- Dalam rangka memperingati Milad Emas ke 50, IAIN Kendari gelar Ekspo Exelent yang tercatat perdana sepanjang IAIN Kendari lahir di bumi anoa,
24 deretan stand masing- masing Prodi, Pascasarjana, unit, dan lembaga kemahasiswaan memenuhi seluruh arena ekspo.
Pelaksana Ekspo Exelent, yang juga Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Sitti Kuraeda menjelaskan, ekspo tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari Milad Emas ke 50 IAIN Kendari, meski hal demikian merupakan perdana, namun tingkat partisipasi civitas akademi, alumni dan masyarakat sangat termotivasi dan menyambut baik, tentu, lanjut dia, akses informasi dan akademi akan lebih mudah diperoleh didalamnya.
“Ini merupakan ajang perdana sepanjang sejarah IAIN Kendari, namun saya melihat partisipasi civitas akademi, alumni dan masyarakat menyambut meriah kegiatan ini, ekspo ini juga merupakan ruang aktualisasi kreativitas dan inovasi mahasiswa yang ekselent, unik, unggul dan terbaik,”ungkapnya, Sabtu, (22/4/2017).
Sementara itu, Rektor IAIN Kendari, Dr. Nur Alim mengemukakan, ekpektasi para mahasiswa, alumni dan masyarkat dalam ekspo tersebut melewati dan melampauhi batas yang dibayangkan pimpinan.
“Amat membanggakan, disamping dihadiri oleh semua pejabat fakultas dan mahasiswa, juga dihadiri oleh Kanwil Kemenag Sultra dan pimpinan Universitas Lakidende, dan ingin kami sampaikan, bahwa ekspektasi ekspo hari ini diluar dari yang dibayangkan, kita akan upayakan seiring perkembangan IAIN yang kian mendapat kepercayaan masyarakat, kegiatan seperti ini akan menjadi kegiatan tahunan, bahkan akan kita tingkatkan lebih baik lagi,”tuturnya saat menggunting pita pertanda ekspo dimulai.
Selain Rektor IAIN Kendari, Wakil Rektor III Universitas Lakidende, Anas Arifin yang juga alumni IAIN Kendari mengungkapkan, pihaknya sangat terkesan melihat perkembangan IAIN Kendari yang begitu meningkat, tidak hanya dari segi bangunan fisik, jumlah mahasiswa dan kualitas tenaga pendidik, namun, kata dia, tingkat kekeluargaan yang terjalin didalamnya memberi warna dan harmoni kebersamaan yang kokoh.
“Ini menjadi keunggulan tersendiri bagi IAIN. Dan menurut saya filosofinya sangat dalam, tidak hanya pada prinsip profesionalisme antara pimpinan, kariawan, dosen dan mahasiswa, namun kami melihat kekeluargaan yang sangat kental, penyelenggaraan pendidikan seperti ini akan sangat membangkitkan gaira dan semangat bersama dalam mengembangkan IAIN hingga ke UIN,”tutupnya.
Reporter : Aliyadin Koteo.

Pos terkait