Polemik Sesama Mantan, Masyhur Masie Abunawas Sebut Asrun “Liasara”

  • Whatsapp

Kendari, SultraDemoNews- Polemik yang terjadi antara kedua mantan Walikota Kendari, Masyhur Masie Abunawas (MMA) dan Asrun nampaknya bakal terus berlanjut.

Pasalnya, Pasca Asrun melaporkan MMA ke Polda Sultra atas tuduhan penggelapan dan penghilangan aset Pemerintah Daerah Kota Kendari, giliran putera pemilik marga Abunawas ini kembali melaporkan Asrun dengan alasan “Liasara” (istilah/filosofi suku tolaki yang bermakna tidak hormat/tidak menghargai).

Bacaan Lainnya

“Kalau Asrun itu merasa orang tolaki, maka dia harus paham dan hormati hukum, sama halnya filosofi Inae Konasara ie pinesara, inae liasara ie pinekasara (siapa yang menghargai adat dia akan dihargai, siapa yang tidak menghargai adat maka dia akan disanksi,” tuturnya. Sabtu (25/11) malam

MMA mengaku sangat dipermalukan oleh Asrun, sebab laporannya menyebut nama dan jumlah aset yang dihilangkannya. Padahal tuduhan tersebut tidak berdasar apalagi tidak terbukti setelah melewati proses hukum.

“Jelas ini tidak ada hubungannya dengan politk, saya memang merasa difitnah dan dipermalukan, dan tidak terima diperlakukan seperti itu,” tambahnya.

Olehnya, pihaknya demikian berharap, Polda Sultra dapat menyelesaikan kasus tersebut tanpa ditunda-tunda, apalagi didiamkan. (AK)

Pos terkait