Seleksi SBMPTN, UHO dan USN Kolaka Buka Tes Dua Jalur

  • Whatsapp

Sabtu, 29 April 2017

Kendari, (SultraDemoNews)- Tahun ini, Universitas Halu Oleo (UHO) dan Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka membuka seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN), berbeda dengan tahun sebelumnya, jalur tes dilakukan dengan dua cara yaitu Paper Beset Test (PBT) dan Computer Baset Test (CBT).

Bacaan Lainnya

Hal itu disampaikan oleh Panitia lokal (Panlok) 84 Kendari, Laode Ngkoimani saat konferensi Pers di Aula senat UHO, Jumat (28/4) sore. Laode Ngkoimani selaku ketua panitia Panlok 84 SBMPTN Kendari, menyampaikan tes masuk perguruan tinggi negeri tahun ini jalur SBMPTN dilakukan dengan dua jenis tes yaitu tes tertulis dan tes penelusuran kemampuan akademik.

“Perlu kami sampaiakan bahwa tes SBMPTN merupakan tes masuk peguruan tinggi negeri, ini sesuai dengan amanat Undang-Undang No.12 tahun 2015 yang diturunkan dalam Permenristekdikti nomor 126 tahun 2016 bahwa untuk masuk PTN melalui dua jalur yaitu tes tertulis dan tes kemampuan akademik” ungkap Ngkoimani.

“Untuk jalur tes yang diselenggarakan besama seluruh perguruan tinggi negeri, untuk tes paper best test (CBT) UHO dan USN Kolaka sudah menyepakati menyediakan sekitar 380 peserta untuk tes peserta, ini untuk memenuhi kuota panitia pusat yang diharapkan oleh Kemenristekdikti ” tambahnya.

Dalam penerimaan seleksi SBMPTN, mahasiswa dapat menentukan sendiri pilihan melalui form pendaftaran untuk memilih jalur PBT atau CBT. UHO juga sudah menyediakan tempat pendaftaran yang tidak dipungut biaya sepesenpun di Gedung Kuning Lantai dua dan Ruang pusat informasi teknologi (Pustik) , jadi calon peserta dapat mendaftar langsung tanpa harus melalui perantara.

“Untuk mendaftar SBMPTN kami sudah menyediakan tempat tanpa harus melalui posko-posko tertentu, jadi bisa langsung ditempat yang sudah disediakan, besaran biaya pendaftaran sebesar Rp. 200 ribu, itu dibayar melalui bank Mandiri, BNI dan Bank BTN” tutup Ngkoimani selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UHO.

Reporter : Hasrul Tamrin

Pos terkait