Siapkan 200 Ribu Kalender Gratis, Umar Bonte Siap Maju DPR RI

  • Whatsapp

Kendari, SultraDemoNews- Memasuki tahun baru 2018, sosok muda pemilik gelar kader nasional PDIP asal Sultra ini rupanya tak mau melewatkan begitu saja, sebanyak 200 ribu kalender telah siap untuk dibagikan dan diedarkan ke seluruh jazirah Sultra.

Bacaan Lainnya

Bukan tanpa alasan, sebagai sosok pemuda yang sangat peduli dengan kebangkitan pemuda, tentu menjadi sensasinya untuk terus mengumandangkan ide dan gagasan yang berkesinambungan, memberikan inspirasi politik pemuda yang proaktif dalam menjaga kemurnian dan kesucian demokrasi.

Dengan menyiapkan kalender gratis, tentu tidak hanya sebatas statistik waktu dari hari ke hari, bulan ke bulan hingga tahun, melainkan ada hal yang paling substansi untuk disadari.

Penting untuk diketahui, kata Ketua KNPI ini, bahwa pemuda tidak boleh tinggal diam, pemuda pembaharu adalah mereka yang berani berkarya nyata, mereka yang mau tampil dan peduli dengan kondisi bangsa. Demikian dengan kehadiran dirinya.

Mengambil peran dalam dunia perpolitikan adalah masa bagi pemuda, menurutnya terinspirasi dari cerita sejarah panjang peradaban Indonesia, dari orde lama, orde baru, hingga reformasi, pemuda selalu berada pada garda terdepan.

“Kita harus berani, ini resolusi tahun 2018, Kita harus bisa merebut parlemen RI,  jangan menunggu tua, tidak ada kata terlalu cepat bagi pemuda, ini semua adalah kesempatan bagi pemuda untuk mengambil peran dalam pembangunan bangsa,” ujarnya.

Secara prinsip, Umar Bonte melirik konteks demokrasi yang saat ini mulai pupus dari sentuhan pemuda sebagai poros kekuatan pembangunan bangsa berasas cita-cita pendirian bangsa.

Jika acuh, maka pemuda hanya sebatas julukan, dan pilhannya hanya menunggu hari tua, sekrang, atau tidak sama sekali.

Menapaki jejak rekam perjalanan politiknya, sosok Umar Bonte memang tidak bisa diragukan lagi, bagimana tidak, pemuda keturunan Muna (salah satu suku yang mendiami wilayah kepulauan di Sultra) ini telah banyak melakukan gebrakan politik yang tak jarang dimiliki.

Bersahaja, berani, cerdas, peduli, soluktif dan pekerja keras, itulah beberapa karakter yang kerap kali nampak dan dirasakan saat bertemu dengannya.

“Kepada kitalah diletakan harapan pembangunan bangsa, kebangkitan pemuda selalu dirindukan oleh bangsa ini, maka mari kita mawakafkan diri kita mengambil sikap dalam menata tanah air kita,” ajaknya. Sabtu (30/12).

Pos terkait