Tayang di Hollywood Cinema Kendari, Film 212 The Power Of Love di Serbu Penonton

  • Whatsapp

Kendari (SultraDemoNews) -Film 212 The Power Of Love yang di sutradarai oleh sineas muda berbakat, Jastis Arimba hari ini tayang di Hollywood Cinema Kendari. 17/18

Pada pemutaran pertamanya, 212 The Power Of Love yang tayang pukul 14.00 sampai 16.00 di studio 2 berhasil membuat penonton padati bioskop. Melihat antusias masyarakat Film ini diperkirakan masih akan terus tayang hingga beberapa hari kedepan.

Bacaan Lainnya

Pemutaran Film 212 The Power Of Love dengan tagline “Ngabuburit Sambil Nonton Bareng 212 The Power Of Love” ini di inisiasi oleh Kasoami Pictures dan Movie Maker Community (MMC) bekerja sama dengan Hollywood Cinema Kendari.

212 The Power of Love merupakan film drama religi Indonesia terbaru 2018. Film 212 The Power of Love ini disutradarai oleh Jastin Arimba yang sekaligus berperan sebagai produsernya. Jastin Arimba juga akan dibantu oleh produser lain yakni Imam Saptono, Oki Setiana Dewi dan Co Produser Ustadz ErickYusuf.

Kisah cerita film ini diadaptasi dari kisah nyata seseorang skeptis terhadap agama Islam dan ia terjebak dalam perjalanan aksi 212di Monumen Nasional.Aksi 2 Desember 2016 silam yang juga populer dengan istilah Aksi 212, merupakan peristiwa penting yang menjadi tonggak dalam sejarah umat Islam khususnya di Indonesia. Pada tanggal tersebut berjuta-juta umat Islam berkumpulmemadati kawasan Monas untuk menyatakan rasa cinta mereka pada Allah SWT dan kitab Al Quran.

Film ini bukan hanya bercerita tentang kekuatan cinta antara sesama manusia saja, namun juga dengan Sang Pencipta.

Menurut Penyelenggara acara “Nobar” tersebut, Tomy Almyjun Kibu mengatakan melihat kondisi bangsa seperti sekarang ini, dimana aksi teror yang mengoyak kedamaian ibu pertiwi, dan stigma negatif yang di sematkan pada ummat, maka seharusnya semua masyarakat indonesia wajib menonton film ini agar tercerahkan.

“Melihat kondisi saat ini, menurut saya masyarakat harus nonton 212 The Power Of Love, karena film ini sarat akan pesan moral, pesan damai, toleransi yang indah dan menggambarkan seperti apa indonesia seharusnya, film ini benar2 memperlihatkan pesan kuat bahwa islam itu adalah rahmat seluruh alam,” Tuturnya.

Senada dengan Tomy, Suprin dan Ridwan Tumbua, yang juga ikut menjadi bagian dari penyelenggara “nobar” menambahkan, pesan yang di sampaikan dalam film ini adalah bahwa islam itu adalah agama yang damai dan penuh cinta kasih islam adalah Rahmatan Lil Alamin.

“Fillm yg berlatar aksi bela islam 212 ini sarat dengan pesan moral, pesan damai dan toleransi,” Pungkas keduanya. Kamis (17/05/18).

Reporter : Anggun Abubakar

  • Whatsapp

Pos terkait