Teken MoU, KPK dan KADIN Sultra Bentuk Komisi Advokasi Daerah Anti Korupsi

  • Whatsapp

Kendari, (SultraDemoNews)- Berdasarkan data satatistik, pemberantasan tindak pidana korupsi beberapa tahun terakhir ini terus mengalami peningkatan.

Keterlibatan pengusaha yang cenderung menjadi partner korupsi berjamaa dengan Kepala Daerah, Kadis maupun birokrat lainnya mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia untuk melakukan kerjasama dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dalam upaya pencegahan tindak korupsi.

Bacaan Lainnya

Upaya pencegahan tersebut, dituangkan dalam Memorandum of Undarstanding (MoU) dengan membentuk Komisi Advokasi Daerah (KAD) Anti Korupsi.

Di Sultra sendiri tercatat sebagai daerah ke12 yang sudah bekerjasama dan MoU langsung dengan KPK untuk melakukan pencegahan korupsi dan transparansi pengelolaan keuangan negara.

Ketua Kadin Sultra, Mandi SE mengatakan, dengan adanya KAD itu, dapat membawa angin segar bagi pegusaha itu sendiri, terutama bagi masyarakat Sultra.

“Seperti yang kita tau, Sultra termasuk provinsi yang rawan terjadi tindakan korupsi, semoga dibentuknya KAD anti korupsi ini, dapat memberikan kemakmuran kepada masyarakat, utamanya dalam dunia usaha,” hngkap Ketua Kadin Sultra yang sekaligus di tunjuk sebagai ketua KAD anti korupsi Sultra.

Ditambahkannya, Kadin Sultra sendiri, siap meminimalisir atau bahkan menghapus adanya kegiatan-kegiatan yang melanggar hukum, terutama yang ada hubungannya dengan keuangan negara.

“Kami dari Kadin Sultra memastikan meminimalisir dan menghapus kegiatan yang berlawanan dengan hukum, atau yang ada hubungannya dengan uang negara,” pungkasnya. Minggu, (01/04/18)

Reperter : Anggun Abubakar

Pos terkait