Kendari, Sultrademo.co — Pemerintah Kota Kendari mengikuti Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang digelar secara virtual, Kamis (29/1/2026). Keikutsertaan ini menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan program TMMD di wilayah Kota Kendari.
Rakornis diikuti oleh Asisten III Sekretariat Daerah Kota Kendari dari Aula Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 1417 Kendari bersama jajaran Kodim. Sementara itu, kegiatan terpusat di Aula Nasution Lantai 2 Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta.
Rakornis TMMD ke-127 TA 2026 diikuti secara daring oleh 20 Komando Utama (Kotama) serta sekitar 350 peserta dari seluruh Indonesia. Peserta terdiri atas Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam), Komandan Resor Militer (Danrem), para asisten Kodam, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam), kepala daerah kabupaten/kota beserta jajarannya, hingga para Komandan Distrik Militer (Dandim) pelaksana TMMD.
Wakil Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (Waster Kasad), Brigjen TNI Bumi Aryo Bima, S.E., dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah berkomitmen mendukung program TMMD melalui pengalokasian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Ia menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, kementerian, lembaga pemerintah nonkementerian, serta mitra strategis lainnya guna memastikan pelaksanaan TMMD berjalan efektif dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Rakornis TMMD menjadi tahapan penting untuk memastikan kesiapan teknis dan menyatukan persepsi seluruh pihak yang terlibat, sehingga pelaksanaan program dapat berjalan tepat sasaran,” kata Brigjen TNI Bumi Aryo Bima.
Selain itu, Rakornis juga menjadi wadah integrasi berbagai program lintas sektor agar kegiatan fisik maupun nonfisik TMMD dapat saling mendukung dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat desa.
TMMD Tahun Anggaran 2026 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Program TMMD ke-127 dijadwalkan akan dilaksanakan di 48 kabupaten/kota sebagai langkah awal pelaksanaan TMMD di tahun 2026.








