Pemprov Sultra Dorong Sekolah Garuda untuk Jawab Tantangan Kualitas SDM Daerah

Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) masih menjadi tantangan utama pembangunan daerah.

Salah satu upaya strategis yang didorong adalah melalui implementasi Program Sekolah Garuda yang dinilai mampu memperkuat ekosistem pendidikan unggulan di daerah.

Bacaan Lainnya

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, dalam audiensi bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI, Prof. Brian Yuliarto, di Jakarta, Senin (26/1/2026).

Audiensi yang berlangsung di Gedung D Kementerian Diktisaintek itu membahas sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam menjawab persoalan kualitas pendidikan, pemerataan akses, serta penguatan SDM lokal melalui Program Sekolah Garuda di Sulawesi Tenggara.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa kehadiran sekolah unggulan menjadi kebutuhan mendesak masyarakat Sultra, khususnya untuk mencetak generasi berdaya saing sejak jenjang pendidikan dasar hingga menengah.

Pemprov Sultra, kata Andi, merencanakan pembangunan sekolah unggulan pada jenjang SD, SMP, dan SMA sebagai bagian dari implementasi Sekolah Garuda.

Selain itu, empat SMA transformasi juga disiapkan untuk memperkuat kualitas pendidikan menengah di daerah.

Tak hanya menyasar pembangunan fisik, Pemprov Sultra juga menyoroti isu keterbatasan akses pendidikan tinggi bagi siswa berprestasi.

Untuk itu, pemerintah daerah menyiapkan program beasiswa gratis bagi mahasiswa berprestasi yang akan melanjutkan studi di perguruan tinggi negeri maupun luar negeri.

Pada tahap awal, program beasiswa tersebut akan menyasar 100 mahasiswa dari target total 1.000 penerima. Program ini diharapkan dapat membuka peluang pendidikan yang lebih luas sekaligus mendorong mobilitas sosial masyarakat.

Dari sisi infrastruktur pendukung, Pemprov Sultra juga menyatakan kesiapan memfasilitasi pelebaran jalan menuju lokasi Sekolah Garuda di Kabupaten Konawe Selatan. Pembangunan infrastruktur tersebut direncanakan mulai dikerjakan pada Maret 2026 guna menunjang aksesibilitas dan kelancaran aktivitas pendidikan.

Gubernur Andi Sumangerukka juga mengusulkan agar alumni Sekolah Garuda yang telah berhasil dapat kembali mengabdi di Sulawesi Tenggara. Menurutnya, keberhasilan program pendidikan harus berdampak langsung pada pembangunan daerah.

“Program Sekolah Garuda merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Sulawesi Tenggara,” ujar Andi Sumangerukka.

Sementara itu, Mendiktisaintek RI Prof. Brian Yuliarto mengapresiasi dukungan penuh Pemprov Sultra terhadap Program Sekolah Garuda. Ia menekankan pentingnya pengawasan pembangunan sekolah tersebut, terutama terkait aspek keamanan dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Mendiktisaintek juga meminta agar progres pembangunan dilaporkan secara berkala guna memastikan program berjalan sesuai tujuan. Menurutnya, sinergi pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan pengembangan pendidikan unggulan di wilayah.

Prof. Brian Yuliarto turut menyampaikan rencana kunjungan kerja ke Sulawesi Tenggara untuk meninjau langsung pelaksanaan pembangunan Sekolah Garuda di Kabupaten Konawe.

Laporan: Muhammad Sulhijah

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait