Ikram Pelesa Kembalikan 3 Paket Bingkisan dari PT Tiran Mineral

Ketgam : Muhammad Ikram Pelesa saat mengembalikan 3 paket bingkisan di Kantor PT Tiran Mineral, Jumat Malam (22/10/2021)

Kendari, Sultrademo.co – Tiga paket bingkisan dari PT Tiran Mineral yang beberapa waktu lalu diberikan pada orang tua Muhammad Ikram Pelesa, dikembalikan ke kantor PT Tiran Mineral yang beralamat di kompleks perumahan Citra Land Kota Kendari.

Ketua Bidang Pembangunan Energi, Migas dan Minerba Pengurs Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Muhammad Ikram Pelesa menjelaskan pengembalian 3 paket bingkisan tersebut guna menepis framing bahwa dirinya telah menerima grativikasi dari pihak PT Tiran Mineral.

Bacaan Lainnya

“Saya mengembalikan paket ini sebagai bentuk perlawanan saya terhadap framing yang selama ini beredar bahwa saya diduga menerima bingkisan paket dari PT Tiran Mineral,” jelas Ikram Pelesa kepada awak media pada Jumat malam (22/10/2021)

Ikram menilai pihak PT Tiran Mineral tidak koperatif dalam menerima 3 paket bingkisannya yang dikembalikannya. Pasalnya, pada saat PT Tiran Mineral memberikan bingkisan tersebut ke rumah orang tuanya, pihaknya melakukan dokumentasi. Sedangkan saat ia mengembalikan 3 paket bingkisan tersebut, pihak PT Tiran Mineral menolak untuk dilakukan dokumentasi.

“Ini menunjukkan bahwa saya dan PT Tiran Mineral tidak ada kaitan lagi soal paketan,” ujarnya.

Selain mengembalikan 3 paket bingkisan tersebut, Ikram Pelesa juga memberikan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal asli Kota Kendari yakni ‘Kopi Tolaki’ untuk pihak PT Tiran Mineral.

“Ini juga merupakan bentuk perlawanan saya terhadap produk-produk luar. Disisi lain pemberian kopi ini agar Humas PT Tiran lebih fokus menyikapi masalah yang ada saat ini,” tandasnya.

Sebelumnya telah diberitakan bahwa, perusahaan tambang PT. Tiran Mineral yang beraktivitas di Kabupaten Konawe Utara (Konut) mendapat sorotan keras dari Ketua Bidang Pembangunan Energi, Migas dan Minerba Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Muhammad Ikram Pelesa.

Akibat getol menyuarakan hal tersebut, Ikram Pelesa mengaku bahwa dirinya mendapatkan teror dari Humas PT. Tiran Mineral La Pili, hingga ke ranah privasi keluarganya.

Menurut Ikram, La Pili mendatangi rumah orang tuanya dengan membawa tiga dos bingkisan dan menyampaikan ancaman akan memenjarakan dirinya jika masih terus menyoroti soal dugaan illegal mining yang dilakukan oleh PT. Tiran Mineral.

Penulis: Luthfi Badiul Oktaviya
Editor: UL

Pos terkait