Jelang Dilantik, Komisoner KI Terpilih Silaturahmi Bersama Gubernur Sultra

Ketgam: Komisioner Komisi Informasi (KI) Sulawesi Tenggara saat silaturrahmi bersama Gubernur Sultra, Ali Mazi.

Kendari, Sultrademo.co – Anggota Komisoner Komisi Informasi (KI) Sulawesi Tenggara, melakukan kunjungan serta silaturrahmi kepada Gubernur Sulawesi Tenggara. Senin, (13/06/2022) malam.

Tujuan dari agenda kunjungan dan silaturrahmi tersebut yakni membahas terkait pelantikan Komisi Informasi (KI) Sulawesi Tenggara.

Bacaan Lainnya

Turut pula mendampingi Komisioner Komisi Informasi (KI) Pusat, Gede Narayana, Kadis Kominfo Sulawesi Tenggara, Ridwan Badalah dan Tim Seleksi Komisioner Komisi Informasi Sulawesi Tenggara.

Anggota Komisioner Komisi Informasi (KI) Pusat, Gede Narayana, dalam agenda kunjungan dan silaturrahmi tersebut menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah provinsi Sulawesi Tenggara yang masih sangat peduli dengan keterbukaan informasi serta dilandasi semangat good goverment.

“Era saat ini semua informasi tentang program pemerintah dan keterlibatan masyarakat. Pada tahun 2021 provinsi Sulawesi Tenggara masuk dalam kategori daerah cukup informatif yang mana sebelumnya tidak informatif,” tuturnya

Diakhir kunjungan dan silaturrahmi tersebut Gubernur Sultra, Ali Mazi menyampaikan, bersedia melantik anggota Komisoner Komisi Informasi (KI) Sulawesi Tenggara.

“Tanggal 20 Juni 2022,” ucap Ali Mazi.

Lebih lanjut, Ali Mazi juga mengharapkan sinergitas antara Komisi Informasi bersama pemerintah daerah provinsi Sulawesi Tenggara.

“Agar kemudahan akses informasi masyarakat atas kerja-kerja pemerintah bisa menghasilkan kepercayaan publik yang berinplementasi mewujudkan masyarakat Sulawesi Tenggara menjadi masyarakat informasi yang aktif dan partisipatif menuju Sulawesi Tenggara Aman, Maju, Sejahtera dan Bermartabat,” tutupnya.

Laporan : Muh Sulhijah

Editor : UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait