Polisi Sikat Sarang Narkoba Kampung Salo Kendari, 11 Orang Diamankan

Kendari, Sultrademo.co – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar operasi penggerebekan sarang narkoba di Kelurahan Kampung Salo, Kecamatan Kendari, Kota Kendari.

Sebanyak 11 orang diamankan polisi dari tiga lokasi berbeda yang diduga menjadi pusat aktivitas peredaran barang haram tersebut.

Bacaan Lainnya

Operasi gabungan yang melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN), pemerintah setempat, hingga warga ini dimulai sejak subuh, Jumat (16/10/2026). Kapolda Sultra Irjen Pol Himawan Bayu Aji meninjau langsung jalannya penindakan di lokasi.

​”Ini sebagai bentuk implementasi kebijakan Bapak Kapolri untuk melaksanakan program quick wins, yaitu pemulihan wilayah yang terjangkit narkoba,” ujar Himawan saat memberikan keterangan kepada wartawan di lokasi operasi, Jumat (16/10/2026).

​Himawan menjelaskan operasi ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden kepada Kapolri terkait penanganan dan pemberantasan narkoba yang diteruskan ke seluruh jajaran kepolisian di daerah.

Dari total 11 orang yang diamankan, lima di antaranya langsung dibawa ke Mapolda Sultra untuk pemeriksaan awal, sementara enam orang lainnya disita di lokasi sebelum akhirnya menyusul diboyong petugas.

​Dalam operasi tersebut, polisi menyasar tiga titik. Dari tiga lokasi penindakan, petugas menyita sejumlah barang bukti yang tergolong lengkap untuk menunjang operasional peredaran narkoba.

​Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain satu unit senjata airsoft gun, sejumlah senjata tajam (sajam), belasan telepon genggam, alat komunikasi handy talky (HT), alat isap sabu (bong), uang tunai, timbangan digital, hingga perangkat kamera pengawas (CCTV).

“CCTV tersebut diduga kuat digunakan para pelaku untuk memantau situasi sekitar, termasuk membaca pergerakan petugas yang datang,” terangnya.

Saat ini seluruh barang bukti beserta belasan orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Sultra bersama satuan terkait.

​”Barang-barang yang berhubungan dengan peredaran narkoba hari ini sedang didalami oleh Direktorat Narkoba Polda Sulawesi Tenggara, bekerja sama dengan beberapa satuan lainnya,” jelas Himawan.

Jenderal bintang dua tersebut mengapresiasi sinergi antara TNI-Polri, BNN, pemerintah kecamatan/kelurahan, serta peran aktif masyarakat setempat yang membantu pengungkapan kasus ini.

Ia berharap pembersihan kawasan Kampung Salo dari peredaran gelap narkoba dapat menciptakan iklim keamanan yang kondusif, sehingga aktivitas warga tidak lagi terganggu.

“Dengan demikian, lingkungan menjadi aman dan masyarakat dapat beraktivitas dengan baik, secara sosial maupun ekonomi,” pungkasnya.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Muhammad Sulhijah

Pos terkait