Kendari, Sultrademoco – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, STP, SH., M.Si, menegaskan pentingnya disiplin dan integritas aparatur sipil negara (ASN) sebagai kunci kemajuan daerah saat memimpin apel gabungan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Senin (2/2/2026).
Apel gabungan tersebut dipimpin Sekda mewakili pimpinan daerah yang tengah mengikuti rapat koordinasi nasional bersama Presiden Republik Indonesia di Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Dalam arahannya, Amir Hasan menyampaikan bahwa kualitas sumber daya manusia aparatur menjadi faktor penentu keberhasilan pembangunan daerah. Ia mencontohkan negara-negara maju seperti Jepang dan Tiongkok yang mampu berkembang pesat karena menjunjung tinggi kedisiplinan, etos kerja, dan pendidikan.
Menurutnya, aparatur pemerintah di Indonesia masih sering terjebak menjadi penonton atas kemajuan negara lain tanpa diiringi upaya nyata untuk melakukan perubahan. Karena itu, ia meminta seluruh ASN Pemkot Kendari memulai pembenahan dari hal-hal mendasar, terutama disiplin dan tanggung jawab kerja.
Sekda juga mengingatkan agar sistem absensi tidak disalahgunakan. Ia menegaskan bahwa datang ke kantor hanya untuk melakukan absensi tanpa melaksanakan tugas merupakan bentuk ketidakjujuran yang merugikan diri sendiri dan organisasi.
“Kita boleh saja membohongi pimpinan, tetapi tidak pernah bisa membohongi Tuhan,” tegas Amir Hasan.
Terkait jam kerja dan pelaksanaan tugas, Sekda menilai tingkat kedisiplinan ASN masih perlu ditingkatkan. Ia menyoroti kegiatan-kegiatan sederhana, seperti pembersihan lingkungan, yang kerap terkendala berbagai alasan sehingga berpotensi menghambat program pembangunan yang telah dirancang Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari.
Meski demikian, Sekda menyampaikan apresiasi atas kepedulian ASN terhadap kebersihan lingkungan. Sebagai tindak lanjut, Pemkot Kendari akan menggelar kerja bakti massal pada Selasa (3/2/2026) mulai pukul 07.30 WITA dengan fokus pembersihan pantai dan kapal-kapal rusak di kawasan Teluk Kendari.
“Dengan kondisi keuangan daerah saat ini, kita harus mengoptimalkan seluruh potensi yang ada,” ujarnya.
Selain itu, Sekda menekankan peran lurah dan camat sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat wilayah. Ia meminta agar lurah dan camat lebih aktif turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi lingkungan dan masyarakat, serta tidak hanya berkegiatan di kantor.
Apel gabungan tersebut ditutup dengan ajakan kepada seluruh ASN untuk meningkatkan disiplin, menjaga integritas, dan memperkuat komitmen sebagai pelayan masyarakat demi mewujudkan Kota Kendari yang bersih, tertib, dan berdaya saing.








