Kendari, Sultrademo.co – Wali Kota Kendari H.Sulkarnain K, SE., ME kembali menyerahkan Bantuan Zakat Infak dan Sedekah (ZIS) ASN kepada 32 warga lansia Jl.Laute III, lorong ADB Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga. Kamis,05/11/2020.
Pendistribusian bantuan (ZIS) ini didampingi Camat Mandonga, Lurah Mandonga, Kabag Kesra, dan warga lorong ADB Kelurahan Mandonga.
Sebelum menyerahkan bantuan tersebut, Sulkarnain mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Baznas Kota Kendari. Katanya zakat, infak dan sedekah (ZIS) yang diberikan sebagian besar berasal dari zakat profesi pegawai pemerintah kota (Pemkot) Kendari.
“2 ( dua) Tahun terakhir saya telah menghimbau kepada ASN Kota Kendari untuk menunaikan zakatnya melalui BAZNAS. Alasanya agar seluruh penghasilan dari pegawai dapat diterima dalam keadaan bersih, selain itu juga, jika di kelola oleh Baznas jauh lebih luas manfaatnya serta di pastikan semua akan tersalur,”ungkap Sulkarnain.
Kata orang nomor satu di Kota Kendari ini, Pemkot Kendari akan terus berupaya mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Kendari untuk melalsanakan zakat melalui Baznas. Sedang untuk pihak Baznas sendiri Wali Kota berpesan agar pendistribusian ZIS ini jangan di bagikan secara konsuntif.
“Kiranya dalam membagikan zakat, jangan semua dalam bentuk konsuntif kalau bisa sebagian dalam bentuk produktif,” pinta Sul.
Sementara itu, Ketua harian Baznas Kota Kendari, H. Alimudin K mengatakan, tahun ini pihaknya telah mberikan bantuan modal kepada para pedagang usaha kecil menengah (UKM).
“Sampai hari ini kami telah memberikan bantuan sebanyak 136 orang dengan jumlah dana Rp.174.000, sementara tahun 2021 Baznas telah memprogramkan pemberian bantuan kepada 356 orang pelaku usaha dengan dana Rp.400.000.000,” terangnya.
Untuk bantuan fakir miskin Baznas telah memberi bantuan sebanyak 1.897 orang dengan dana yang terdistribusikan sebesar Rp.437.400.000. Selanjutnya bantuan pendidikan, kesehatan, keagamaan dan dakwa serta kegiatan – kegiatan fisabilillah Baznas telah mengeluarkan kurang lebih Rp. 250 juta
di tambah kegiatan- kegiatan lain yang sifatnya isidentil tanpa mengikat sehingga total dana yang di keluarkan sampai saat ini mencapai 1M lebih.
Laporan : Hani
Editor : AK
 






