Konawe, Sultrademo. co –
Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kecamatan Puriala Bersatu ( AMKPB ) terpaksa menutup jalan yang menghubungkan antara Kabupaten Konawe, Kota Kendari Konawe Selatan dan Kabupaten Kolaka, di Desa Wonua Morome, Kecamatan Puriala Sulawesi Tenggara. Rab7 (5 /11/2020).
Aksi penutupan jalan yang dikenal poros Lambuya itu dilakukan sebagai bentuk protes masyarakat setempat kepada pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara yang tak kunjung melakukan perbaikan jalan di wilayah itu.
Salah satu korlap yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum (Sekum) Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI) Cabang Konawe, Rekisman mengungkapkan ada beberapa ruas jalan yang ada di Puriala tidak pernah dilirik pemerintah untuk melakukan perbaikan, padahal kondisinya sangat rusak parah.
Sejak bencana banjir melanda dua kabupaten, yakni Konawe dan Konawe Utara beberapa bulan yang lalu sala satu akses jalan yang bisa dilewati kendaraan dari Kota Kendari, Koltim, Kolaka dan Kolut hanya jalur tersebut.
Karena itu, pihaknya sepakat akan terus memblokade jalan jika gubernur Sulawesi Tenggara tidak segera menemui masa aksi untuk segera memerintakan Dinas PU segera memperbaiki jalan itu.
Pantaun awak media Sultrademo.co, Akibat aksi ini, aktivitas kendaraan lumpuh total sebab para demonstrasi tidak mengizinkan satupun kendaraan untuk melewati jalan tersebut.
Laporan : Jumardin
Editor : AK
 






