Kendari, Sultrademo.co – Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab) Pemuda Katolik Kota Kendari resmi menetapkan Andhika sebagai Ketua Komcab untuk periode 2026-2029. Keputusan tersebut dihasilkan melalui proses musyawarah mufakat yang berlangsung dinamis dan penuh semangat kekeluargaan.
Kegiatan Muskomcab yang digelar pada Minggu (23/2/2026) di Aula Kevikepan Sulawesi Tenggara itu menjadi momentum strategis bagi organisasi dalam merumuskan garis besar program kerja serta mengevaluasi kepengurusan periode sebelumnya.
Dalam pidato perdananya usai terpilih, Andhika menyampaikan komitmennya untuk membawa Pemuda Katolik Kota Kendari menjadi organisasi yang inklusif dan progresif.
“Mandat ini adalah tanggung jawab besar. Fokus kita ke depan adalah memperkuat soliditas internal dan memastikan kader Pemuda Katolik hadir di tengah masyarakat sebagai solusi, bukan sekadar penonton. Kita akan berjalan bersama dalam terang kasih untuk membangun Kota Kendari yang lebih harmonis,” ujar Andhika.
Ia juga menekankan pentingnya konsolidasi organisasi serta penguatan kapasitas kader agar mampu menjawab tantangan sosial di era digital dan dinamika kebangsaan saat ini.
Proses pemilihan ketua berlangsung dengan suasana yang kondusif dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi organisasi. Semangat kebersamaan para kader dinilai mencerminkan kedewasaan berorganisasi di tubuh Pemuda Katolik Kota Kendari.
Selain menetapkan ketua terpilih, forum Muskomcab turut menghasilkan sejumlah rekomendasi eksternal. Di antaranya penguatan literasi digital bagi kader serta mendorong kolaborasi lintas iman di Sulawesi Tenggara guna mempererat harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
Ketua demisioner Pemuda Katolik Kota Kendari dalam sambutannya menyampaikan harapan agar di bawah kepemimpinan Andhika, organisasi dapat melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang berintegritas dan berkomitmen pada nilai pelayanan bagi Gereja dan bangsa, sejalan dengan semangat Pro Ecclesia et Patria.
Rangkaian kegiatan Muskomcab ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antaranggota. Momen tersebut menandai dimulainya babak baru perjalanan Pemuda Katolik di ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara.









