Buka Puasa di Tengah Jalan, Kampung Bahagia Kendari Satukan Warga Tanpa Sekat

Ketgam : Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan, Sudirham, S.Pd., M.Pd., yang hadir mewakili pemerintah kota dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar warga Kampung Bahagia di sepanjang Jalan Bahagia, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua.

Kendari, Sultrademo.co — Pemerintah Kota Kendari mengapresiasi kegiatan buka puasa bersama yang digelar warga Kampung Bahagia di sepanjang Jalan Bahagia, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua, Minggu (22/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di badan jalan sepanjang kurang lebih 200 meter itu disebut sebagai buka puasa bersama pertama di Kota Kendari yang dilaksanakan di ruas jalan.

Bacaan Lainnya
 

Apresiasi tersebut disampaikan melalui sambutan Wakil Wali Kota Kendari yang dibacakan Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan, Sudirham, S.Pd., M.Pd., yang hadir mewakili pemerintah kota.

Dalam sambutan itu, Pemkot menilai kegiatan warga tidak sekadar agenda berbagi makanan, tetapi menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan masyarakat.

“Buka puasa bersama ini adalah momen pulang ke hati satu sama lain, memperkuat kembali persaudaraan yang mungkin sempat renggang karena kesibukan,” ujar Sudirham saat membacakan sambutan.

Kegiatan tersebut diinisiasi Perhimpunan Keluarga Pemuda Bahagia dan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Warga bergotong royong menyiapkan aneka takjil dan hidangan berbuka yang disusun berderet di sepanjang jalan.

Sementara Ketua panitia, Hanan, mengatakan agenda tersebut dirancang sebagai ruang kebersamaan bagi warga.

“Semua masyarakat bisa berkumpul dalam satu ruang tanpa sekat, mulai anak-anak, pemuda, orang tua hingga tokoh masyarakat. Ini bentuk kepedulian sosial dan gotong royong warga,” katanya.

Selain perwakilan pemerintah kota, kegiatan juga dihadiri Ketua DPRD Kota Kendari, Camat Wua-Wua, Lurah Bonggoeya, serta tokoh masyarakat setempat.

Pemkot Kendari turut berpesan kepada para pemuda agar terus menjadi motor penggerak kegiatan positif di lingkungan masyarakat.

Pemerintah berharap nilai persatuan, rasa memiliki terhadap lingkungan, dan kebersamaan dapat terus tumbuh sehingga Kampung Bahagia menjadi kawasan yang harmonis dan rukun selama Ramadan maupun seterusnya.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Hani
Editor: UL

Pos terkait