Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota Kendari menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai motor penggerak pembangunan daerah melalui penguatan karakter dan kaderisasi berkelanjutan.
Hal ini tercermin dalam dukungan penuh terhadap kegiatan Dauroh Marhalah 2 (DM2) yang digelar oleh Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Kendari, Kamis (16/04/2026).
Apresiasi tersebut disampaikan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, H. Sudirham, S.Pd., M.Ed., yang hadir mewakili Wali Kota Kendari dalam pembukaan kegiatan yang berlangsung di Ruang Kelas Bapelkes Kota Kendari.
Mengusung tema “Mengokohkan Peran Muslim Negarawan: Mengasah Potensi Meningkatkan Kualitas,” kegiatan ini dinilai strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual.
Dalam sambutan tertulis Wali Kota yang dibacakan Sudirham, disebutkan bahwa tema tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kota Kendari dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan kompetitif.
” Mahasiswa memiliki posisi penting sebagai agen perubahan dalam mendorong kemajuan daerah, ” ujarnya.
Selain itu, Pemerintah Kota juga memaparkan capaian positif terkait Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Dalam periode 2024 hingga 2025, Kota Kendari mencatat peningkatan signifikan dan menempati peringkat keenam secara nasional dalam tren kenaikan IPM.
Capaian tersebut diharapkan menjadi pemicu semangat bagi mahasiswa, khususnya kader KAMMI, untuk terus berkontribusi di berbagai sektor strategis, seperti pendidikan, kesehatan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Pencapaian ini bukan hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga tanggung jawab bersama. Pembangunan berkelanjutan membutuhkan SDM yang unggul, baik secara intelektual maupun dalam aspek moral, etika, dan spiritual,” ujar Sudirham.
Pemerintah Kota Kendari juga berharap peserta DM2 mampu mengimplementasikan nilai-nilai “Muslim Negarawan” dalam kehidupan sehari-hari, menjadi pribadi solutif, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Di sisi lain, pemerintah membuka peluang kolaborasi yang luas bagi generasi muda untuk bersama-sama membangun Kendari yang maju, inklusif, dan berdaya saing.
Laporan: Hani








