Diduga Dikeroyok Usai Serempet Warga, Pelajar di Muna Barat Laporkan Kasus ke Polisi

Muna Barat, Sultrademo.co Seorang pelajar berinisial AY (20), warga Desa Bungkolo, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di Jalan Poros Raha-Kambara, Desa Sawerigadi, Kecamatan Barangka.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 02.00 WITA saat korban dalam perjalanan dari Kota Raha menuju Desa Bungkolo menggunakan sepeda motor.

Bacaan Lainnya
 
 
 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sesampainya di lokasi kejadian, AY diduga tidak sengaja menyerempet seorang warga yang sedang berdiri di tepi jalan untuk menyaksikan sebuah acara. Akibat insiden itu, korban kehilangan kendali atas kendaraannya dan terjatuh di badan jalan.

Namun, setelah terjatuh, korban diduga langsung didatangi oleh sejumlah orang yang berada di sekitar lokasi. Korban kemudian mengalami pemukulan dan tendangan secara bersama-sama di beberapa bagian tubuh.

Aksi tersebut akhirnya berhenti setelah seorang warga bernama Anwar Lapengge datang melerai dan mengamankan korban dari kerumunan massa.

Setelah berhasil dievakuasi, AY dibawa ke rumah seorang warga setempat, Bidan Kartini, untuk mendapatkan pertolongan pertama. Selanjutnya, korban dirujuk ke Puskesmas Barangka guna memperoleh penanganan medis lebih lanjut.

Kapolsek Lawa, IPDA Jaman, membenarkan adanya laporan terkait dugaan tindak pidana penganiayaan tersebut.

“Benar, kami telah menerima laporan terkait dugaan tindak pidana penganiayaan yang menimpa pelapor berinisial AY (20). Saat ini penyidik Polsek Lawa sedang melakukan penyelidikan dan pendalaman untuk mengungkap fakta-fakta yang sebenarnya,” kata IPDA Jaman kepada wartawan, Rabu (4/6/2026).

Menurutnya, polisi saat ini tengah mengumpulkan keterangan saksi-saksi serta bukti-bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

“Kami masih melakukan pemeriksaan dan pengumpulan alat bukti. Semua pihak yang diduga mengetahui kejadian ini akan dimintai keterangan untuk kepentingan penyelidikan,” ujarnya.

IPDA Jaman juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum.

Hingga kini, korban telah mendapatkan perawatan medis, sementara proses penyelidikan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat masih terus berlangsung. Polisi memastikan penanganan perkara akan dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Idul

Pos terkait