Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara resmi membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak yang melibatkan 17 kabupaten dan kota. Acara ini dibuka secara virtual di pelataran MTQ Kendari pada Rabu (18/3/2025) dan akan berlangsung selama lima hari, mulai 19 hingga 23 Maret 2025.
Acara pembukaan dihadiri oleh Asisten II Setda Kota Kendari, Jahudding, serta berbagai pejabat daerah. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, menyampaikan harapannya agar pasar murah ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Dengan adanya pasar murah ini, pemerintah berharap dapat mengurangi beban ekonomi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen kami dalam menjaga stabilitas harga pangan dan pemerataan distribusi pangan di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara,” ujar Hugua.
Gerakan ini menyediakan berbagai bahan pokok, seperti beras, minyak goreng, telur, dan sayur mayur, dengan harga lebih rendah dari harga pasar.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan harga, terutama menjelang hari besar atau saat kondisi ekonomi tidak stabil.
Warga yang hadir di lokasi menyambut baik program ini. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus digalakkan, terutama di masa-masa sulit seperti pandemi atau bencana alam.
“Harga bahan pokok belakangan ini cukup tinggi, jadi adanya pasar murah ini sangat membantu kami. Semoga sering diadakan lagi,” ujar salah satu warga yang berbelanja.
Dengan adanya Gerakan Pangan Murah Serentak, pemerintah berharap hubungan dengan masyarakat semakin erat, sekaligus meningkatkan ketahanan pangan di Sulawesi Tenggara.
Laporan : Hani
Editor : UL
 






