Kendari, Sultrademo.co – Keluarga besar Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar acara Halal Bi Halal 1446 Hijriah/2025 Masehi, Rabu (9/4/2025). Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan ini digelar di Aula Kanwil Kemenag Sultra, sebagai wujud rasa syukur sekaligus upaya mempererat silaturahmi pasca perayaan Idulfitri.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kakanwil Kemenag Sultra, H. Muhamad Saleh, serta sejumlah tokoh dan mitra strategis, di antaranya perwakilan Biro Kesra Sultra, Pimpinan RRI Kendari, Pimpinan TVRI Sultra, Ketua Baznas Sultra, Ketua PWNU Sultra, Ketua FKUB Sultra, dan Ketua MUI Kota Kendari, KH. Yahya Obaid, yang juga didapuk menyampaikan hikmah Halal Bi Halal.
Tampak pula hadir unsur Satgas Densus 88 Anti Teror, Bank Mitra Kemenag Sultra, serta Ketua Kerukunan Keluarga Depag. Sementara itu, Kepala Kemenag kabupaten/kota, pejabat pengawas, kepala madrasah, dan kepala KUA se-Sultra mengikuti acara secara daring.
Dalam sambutannya, H. Muhamad Saleh menegaskan bahwa Halal Bi Halal bukan hanya tradisi tahunan, melainkan momen penting untuk mempererat ukhuwah dan menyatukan semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan keagamaan.
“Momentum ini sangat berharga untuk saling memaafkan, memperbaiki hubungan, serta memperkokoh persaudaraan, baik di internal kementerian maupun dengan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh jajarannya untuk menjadikan Halal Bi Halal sebagai titik awal memperbarui semangat kerja, memperkuat integritas, serta menjaga profesionalisme dalam melayani umat.
“Kita punya tanggung jawab besar sebagai pelayan masyarakat. Mari kita tingkatkan kinerja dengan ikhlas, jujur, dan penuh dedikasi agar kehadiran Kementerian Agama benar-benar memberikan manfaat yang nyata,” tegas Saleh.
Ia berharap, semangat Halal Bi Halal dapat membawa keberkahan dan menjadi energi baru dalam memperkuat harmonisasi kehidupan beragama di Sulawesi Tenggara.
Acara berlangsung hangat, ditutup dengan ramah tamah dan doa bersama sebagai penanda semangat baru untuk melangkah dalam kebersamaan dan sinergi yang lebih kuat.
Laporan : Arini Triana Suci R
 






