Kendari, Sultrademo.co – Asisten III Sekretariat Daerah Kota Kendari, Imran Ismail, membuka kegiatan Talk Show Pencegahan Perundungan dan Kesehatan Mental yang digelar oleh Bidang Advokasi Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kota Kendari. Acara ini berlangsung di Aula Samaturu, Balai Kota Kendari.
Dalam sambutannya, Imran menyoroti maraknya kasus perundungan di kalangan pelajar, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Ia menyebut perundungan bukan hanya berdampak pada prestasi akademik, tetapi juga berpengaruh besar pada kondisi psikologis dan kesehatan mental pelajar.
“Ini bukan lagi sekadar cerita, tapi kenyataan yang harus kita hadapi bersama,” ujarnya. Imran juga menyinggung beberapa kasus perundungan yang terjadi di Kota Kendari dalam tiga tahun terakhir, termasuk kasus intimidasi, kekerasan fisik, hingga depresi dan tindakan menyakiti diri sendiri.
Pemerintah Kota Kendari, kata Imran, mendukung penuh kegiatan edukatif seperti ini. Ia berharap pelajar bisa lebih memahami cara mengenali, menghadapi, dan melaporkan kasus perundungan. Imran juga mengajak kolaborasi lintas sektor — pemerintah, sekolah, organisasi pelajar, dan masyarakat — untuk menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi generasi muda.
Sementara, Ketua Umum PD IPM Kota Kendari, Ipmawan Adam Saputra, menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja bidang advokasi sekaligus peringatan milad ke-64 Ikatan Pelajar Muhammadiyah.
“IPM terbuka untuk semua pelajar, tidak hanya dari sekolah Muhammadiyah. Organisasi pelajar harus menjadi ruang aktualisasi dan pengembangan diri generasi muda,” kata Adam.
Laporan : Hani
Editor : UL










