Kendari,Sultrademo.co – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, secara resmi meluncurkan layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB-P2) melalui Virtual Account Sistem Informasi Pajak PBB (SIPPBB).
Inovasi ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak secara praktis dan efisien.
Acara peresmian berlangsung di Aula Samaturu, dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota Kendari serta perwakilan perbankan. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyerahkan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB-P2 tahun 2025 kepada para camat se-Kota Kendari.
“Saya perintahkan agar jajaran terkait lebih aktif dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), meningkatkan koordinasi dengan perbankan untuk mempermudah pembayaran pajak, serta memanfaatkan teknologi digital yang tersedia,” ujar Siska Karina Imran.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu, Pemerintah Kota Kendari telah menetapkan kebijakan penghapusan pokok PBB-P2 bagi warga miskin.
Warga yang merasa tidak mampu membayar pajak dapat mengajukan permohonan penghapusan melalui mekanisme yang telah disediakan.
Selain itu, Wali Kota menginstruksikan para camat, lurah, hingga RT dan RW untuk membantu dalam penyaluran SPPT PBB-P2 kepada masyarakat serta memberikan edukasi mengenai pentingnya membayar pajak.
Dalam upaya meningkatkan kepatuhan pajak, Wali Kota Kendari juga mengajak seluruh pejabat pemerintah, termasuk asisten, staf ahli, kepala OPD, camat, dan lurah, untuk segera melakukan pembayaran sebagai tanda dimulainya Pekan Panutan Pembayaran PBB-P2 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Kendari.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Kendari, Satria Damayanti, mengungkapkan bahwa jumlah SPPT yang telah diserahkan mencapai 137.176 lembar dengan total nilai sebesar Rp29 miliar.
Pemerintah Kota menargetkan realisasi PAD dari sektor PBB sebesar Rp23 miliar, sama seperti capaian tahun sebelumnya yang berhasil mencapai target 100 persen.
“Dengan sistem pembayaran yang lebih modern dan kemudahan yang diberikan, kami optimis target ini dapat tercapai,” kata Satria Damayanti.
Dengan berbagai upaya ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak semakin meningkat, sehingga pembangunan di Kota Kendari dapat berjalan lebih optimal.
Laporan : Hani
Editor : UL
 






