Kendari, Sultrademo.co – Wali Kota Kendari optimis kasus stunting di Kota Kendari di akhir tahun 2023 bakal mencapai angka dibawah 20 hingga 15 persen.
Hal ini dingkapkan Sulkarnain Kadir, Rabu, (08/06/22) dikediamannya usai pelantikan Sekda terpilih Kota Kendari.
“Kita berharap angka stunting kita bisa kita tekan dan mudah-mudahan diakhri tahun 2023 nanti sudah bisa dibawah 20 bahkan kita berharap bisa diangka 15,” katanya.
Untuk mencapai angka tersebut, Wali Kota berharap kepada Sekda terpilih yang baru saja dilantik hari ini untuk bisa berkoordinasi dengan berbagai pihak sebab stunting ini bukan hanya tugas satu aspek melainkan multi pihak.
“Itu juga akan menjadi bagian yang akan dikerjakan segera oleh pak Sekda untuk bisa berkoordinasi dengan berbagai pihak karena stunting ini bukan tugas satu aspek saja,” tutur Wali Kota.
Ia menilai sebagian dari masyarakat Kota Kendari masih beranggapan bahwa persoalan stunting ini hanya menjadi urusan kesehatan, namun pada kenyataannya semua aspek mencakup persoalan tersebut.
“Seperti lingkungan, bagaimana keluarga bisa memahami termasuk bagaimana calon-calon pengantin untuk mempersiapkan diri karena itu juga berdampak nanti untuk anak-anak kita. Gizinya dan seterusnya dan ini multi pihak sehingga harus merangkul semakin banyak pihak,” imbuhnya.
Untuk diketahui, Stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi di seribu hari pertama kehidupan anak. Kondisi ini berefek jangka panjang hingga anak dewasa dan lanjut usia.
Laporan : Hani
Editor : UL










