Kendari, Sultrademo.co — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari mulai tancap gas dalam memutakhirkan data pemilih usai gelaran pemilu. Langkah awal yang dilakukan adalah menjalin koordinasi erat dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Kendari.
Ketua KPU Kendari, Jumwal Saleh bersama timnya menyambangi kantor Disdukcapil. Kunjungan ini bertujuan memperkuat sinergi antarlembaga dalam menjaga akurasi Daftar Pemilih Tetap (DPT).
“Kami ingin memastikan data pemilih yang kami miliki selalu mutakhir dan mencerminkan kondisi terbaru di lapangan,” ujar Jumwal, Kamis (26/6/2025).
Pemutakhiran ini menurutnya, akan mencakup pencoretan pemilih yang tidak lagi memenuhi syarat, seperti warga yang telah meninggal, pindah domisili, atau baru dilantik menjadi anggota TNI/Polri. Sebaliknya, mereka yang baru berusia 17 tahun, pensiunan TNI/Polri, maupun warga baru di Kota Kendari akan masuk dalam daftar pemilih baru.
KPU dan Disdukcapil akan saling berbagi data untuk menyinkronkan perubahan-perubahan tersebut. Dukungan teknologi dan sistem kependudukan yang terintegrasi menjadi kunci agar proses ini bisa berjalan cepat dan tepat.
Kepala Disdukcapil Kota Kendari, Iswanto Donge, menyambut baik langkah KPU. Ia menegaskan pihaknya siap berkolaborasi penuh dalam proses ini.
“Data kependudukan itu sangat dinamis. Setiap hari selalu ada perubahan. Kami siap bantu agar data pemilih kita makin akurat,” ujar Iswanto.
Dengan sinergi ini, diharapkan pemilu mendatang bisa berlangsung lebih tertib dan akuntabel berkat basis data pemilih yang valid dan terpercaya.
Laporan : Hani
Editor : UL










