Kendari, Sultrademo.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Festival Budaya bertajuk Demokrasi Berbudaya di Kendari Water Sport, Jumat (22/11/2024).
Acara ini mengusung misi memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya nilai-nilai kearifan lokal dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 27 November 2024.
Berbagai kegiatan seni dan budaya khas Sultra memeriahkan festival tersebut, di antaranya tarian tradisional, peragaan busana adat, serta lantunan lagu-lagu daerah. Acara juga diisi dengan talkshow interaktif, mural dan graffiti seni, atraksi teatrikal, penampilan stand-up comedy, hingga pertunjukan band.
Selain itu, festival ini turut melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta komunitas seni lokal. Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran mahasiswa hingga warga dari berbagai kalangan yang memadati lokasi acara.
Dalam sambutannya, anggota KPU Sultra Amirudin mengajak masyarakat untuk menjunjung tinggi nilai-nilai budaya lokal dalam proses demokrasi. Ia menekankan pentingnya menolak politik uang demi terciptanya pemilu yang bermartabat.
“Politik uang bertentangan dengan nilai-nilai luhur budaya kita. Mari gunakan hak pilih dengan bijak dan berdasarkan prinsip kearifan lokal yang menjunjung demokrasi yang adil,” ujar Amirudin.
KPU Sultra berharap melalui festival ini, partisipasi masyarakat dalam Pilkada 2024 meningkat. Mereka juga ingin mendorong terciptanya pemilu yang damai dan mencerminkan nilai-nilai lokal Sulawesi Tenggara.
Acara yang berlangsung dengan meriah ini menjadi ruang untuk mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menjaga integritas demokrasi sekaligus mempererat kebanggaan terhadap budaya lokal.
Laporan: Fitra Lestari (Magang)










