PBM Digelar Juli Mendatang, Kadis Dikmudora : Harus Ada Rekomendari Satgas Covid-19 Dan Izin Orang Tua Siswa

  • Whatsapp
Ketgam : Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikmudora) Kendari, Makmur Saat Ditemui Awak Media

Kendari,Sultrademo.co – Rencana pelaksanaan Proses Belajar Mengajar (PBM) secara tatap muka akan digelar Juli mendatang. Terkait hal tersebut pemerintah kota Kendari terus melakukan beberapa persiapan termasuk meninjau dan memastikan sekolah yang akan melaksanakn PBM secara tatap muka tersebut masuk dalam zona hijau Covid-19. Sementara bagi sekolah yang berada di zona kuning atau merah akan dilakukan evaluasi oleh Satgas.

Berdasarkan informasi dari Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kendari, dr. Algazali Amirullah, mengungkapkan, hingga kemarin pukul 15.00 wita tercatat sebanyak 38 dari 65 wilayah (Kelurahan) di Kota Kendari sudah zona hijau atau nihil warga terkonfirmasi Covid-19. Wilayah dengan zona hijau, lanjut dia, dimungkinkan untuk menggelar PBM secara tatap muka.

Bacaan Lainnya

Namun meski demikian, Algazali meminta pemerintah tidak terburu-buru menggelar PBM tatap muka. Sebab sampai saat ini Kota Kendari masih dalam pandemi Covid-19 dengan kondisi wilayah dan kasus penularan terus berfluktuasi.

“Harus dilakukan evaluasi terlebih dahulu. Dipastikan sarana dan prasarana protokol kesehatan disekolah dalam kondisi memadai. Serta mengacu pada protokol kesehatan yang berlaku. Menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” katanya.

Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikmudora) Kendari, Makmur, menyatakan kebijakan pembukaan sekolah merujuk pada surat keputusan bersama (SKB) empat menteri (Mendikbud, Menag, Menkes, Mendagri) tentang panduan penyelenggaraan PBM tatap muka dimasa pandemi Covid-19.

Makmur menjelaskan bahwa dalam panduannya sudah jelas disebutkan jika pembukaan sekolah akan diprioritaskan pada wilayah yang masuk dalam zona hijau. Selain itu seluruh tenaga pendidiknya harus melakukan vaksinasi terlebih dahulu.

” Harus ada rekomendari Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 serta izin orang tua siswa,” kata Makmur

Kata Makmur, Kebijakan menggelar sekolah tatap muka pada wilayah zona hijau mendapatkan respon positif dari Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir dan dalam waktu dekat akan dilakukan evaluasi sekolah mana saja yang bisa menggelar PBM tatap muka.

Sedang untuk pembukaan sekolah, Makmur mengatakan pihaknya masih menunggu izin dari Satgas terkait sekolah mana saja yang akan menggelar tatap muka Juli mendatang.

“Secara keseluruhan kami sudah siap. Seluruh sekolah sudah saya instruksikan menyiapkan sarana dan prasaranan protokol kesehatan dan penunjang lainnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, Jika diberi izin, maka sekolah akan dibuka dengan kapasitas belajar maksimal 50 persen, secara shift dan dikombinasikan secara daring (online) bagi siswa yang tidak berkesempatan hadir di sekolah atau terkendala izin dari orang tua.

“Meski tidak dapat izin, belajar bisa dilangsungkan secara daring. Itu demi melindungi siswa dari risiko penularan Covid-19,” kata Makmur, Rabu (09/06).

 

Writer: Hani
Editor: UL
  • Whatsapp

Pos terkait