Pemkot Kendari Matangkan RPJMD 2025–2029, Fokus UMKM dan SDM Unggul

Ketgam : Rapat pembahasan Draft Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029

Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota Kendari mulai mematangkan arah pembangunan jangka menengah melalui rapat pembahasan Draft Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029.

Rapat tersebut digelar di Ruang Rapat Wali Kota, dipimpin langsung oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, dan dihadiri oleh Pj Sekda serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Bacaan Lainnya

Dalam arahannya, Wali Kota menekankan pentingnya penyelarasan RPJMD dengan visi dan misi kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota. Ia menegaskan bahwa visi dan misi tersebut merupakan janji politik kepada masyarakat yang harus menjadi acuan utama dalam menyusun program dan kegiatan strategis ke depan.

“Salah satu janji politik yang mulai kami realisasikan adalah bantuan modal usaha untuk pelaku UMKM sebesar Rp 5 juta per orang. Saat ini kami bersama Tim Percepatan Pembangunan yang dikoordinatori Dr Bahtiar telah menjalin komunikasi dengan Kementerian Koperasi untuk mempercepat pelaksanaannya,” jelas Siska.

Ia juga meminta agar seluruh persyaratan program segera disiapkan agar proses tindak lanjut dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

Tak hanya di sektor ekonomi, Pemkot Kendari juga menunjukkan komitmennya di bidang pendidikan.

Pemerintah berfokus pada peningkatan kualitas layanan pendidikan, baik dari sisi fasilitas maupun kompetensi tenaga pendidik. Langkah ini sejalan dengan visi mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing demi mendorong kemajuan Kota Kendari secara regional maupun nasional.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Kendari, Cornelius Padang, dalam paparannya mengidentifikasi lima isu strategis yang menjadi tantangan utama Kota Kendari ke depan.

” Kelima isu tersebut adalah belum optimalnya daya saing SDM, ketimpangan pelayanan publik, kesenjangan kesejahteraan masyarakat, serta minimnya infrastruktur dasar seperti air minum, drainase, pengelolaan sampah, dan transportasi massal, ” terangnya.

Penyusunan RPJMD 2025–2029 diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pembangunan Kota Kendari lima tahun ke depan dengan mengedepankan kolaborasi antar perangkat daerah dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat.

Laporan : Hani
Editor : UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait