Kendari, Sultrademo.co — Pemerintah Kota Kendari mulai menyalurkan bantuan beras kepada warga di tengah naiknya harga kebutuhan pokok, khususnya beras. Bantuan ini berasal dari Badan Pangan Nasional, dengan total sebanyak 17.676 ton beras yang akan dibagikan kepada masyarakat di 11 kecamatan.
Penyaluran perdana dilakukan hari ini di Kecamatan Kendari Barat, tepatnya di Kantor Lurah Watu-Watu. Sebanyak 2.629 ton beras siap dibagikan. Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, secara simbolis menyerahkan bantuan ini langsung kepada warga.
“Setiap keluarga penerima manfaat akan menerima 10 kilogram beras. Ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah karena harga beras yang melonjak hingga Rp800 ribu per karung,” kata Wali Kota Siska dalam sambutannya.
Selain bantuan beras, Wali Kota juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam mengonsumsi pangan dan memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam kebutuhan rumah tangga, seperti cabai. “Kemandirian pangan itu penting. Kita bisa mulai dari rumah sendiri,” pesannya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, menjelaskan bahwa bantuan beras ini akan disalurkan kepada warga yang sudah terdata. “Setiap kepala keluarga akan mendapat 10 kilogram beras per bulan, untuk bulan Juni dan Juli,” ujarnya.
Penyaluran akan dilakukan secara bertahap ke seluruh kecamatan, dan ditargetkan selesai dalam 10 hari ke depan.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan bisa sedikit meringankan beban warga dan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan keluarga.
Laporan : Hani
Editor : UL










