Pemkot Kendari Siapkan Langkah Terpadu Atasi Anak Jalanan dan Gepeng

Ketgam : Foto bersama dalam rapat koordinasi (rakor) lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna membahas penegakan Peraturan Daerah (Perda) terkait pembinaan anak jalanan, gelandangan, pengemis (gepeng), dan pengamen.

Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota Kendari menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna membahas penegakan Peraturan Daerah (Perda) terkait pembinaan anak jalanan, gelandangan, pengemis (gepeng), dan pengamen.

Rakor berlangsung di ruang rapat Sekretaris Daerah Kota Kendari, Selasa (22/7/2025), dan dibuka langsung oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kota Kendari, Maman Firmansyah.

Bacaan Lainnya
 

Dalam sambutannya, Maman mengaku prihatin dengan meningkatnya jumlah gepeng dan anak jalanan di Kota Kendari. Menurutnya, fenomena ini bahkan sudah menjadi mata pencaharian utama sebagian warga.

“Bukan hanya orang dewasa, bahkan anak-anak dan lansia juga ikut turun ke jalan. Ini sangat memprihatinkan,” ujar Maman.

Ia menegaskan perlunya strategi terpadu dan kolaboratif antar-OPD untuk menangani persoalan ini secara tuntas dan manusiawi.

“Kita butuh formulasi dan strategi terpadu dari semua OPD terkait agar permasalahan ini bisa ditangani secara tuntas dan manusiawi,” katanya.

Maman juga menyebut, persoalan ini sudah menjadi sorotan nasional. Apalagi dalam waktu dekat, Kota Kendari akan menjadi tuan rumah Bimbingan Teknis Rakornas Hak-hak Penyandang Disabilitas (HPD) yang turut dipantau oleh Kementerian Dalam Negeri.

“Isu anak jalanan ini bahkan mendapat perhatian khusus dari pusat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Kendari, H. Sudirham, S.Pd., M.Ed., menjelaskan bahwa instansinya sering menjadi pihak pertama yang disorot saat terjadi penertiban di lapangan.

“Setelah kami pelajari, ternyata penanganan anak jalanan melibatkan banyak pihak, bukan hanya Dinas Sosial,” jelasnya.

Menurut Sudirham, ada keterlibatan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) untuk aspek perlindungan anak dan perempuan, Dinas Kesehatan untuk menjamin kondisi kesehatan mereka, serta Satpol PP dalam hal penegakan perda.

“Kalau tidak ada sinergi, sulit untuk menyelesaikan ini,” tegasnya.

Pemkot Kendari berharap, melalui rakor ini, akan lahir solusi konkret dan terukur untuk mengurangi jumlah anak jalanan dan gepeng di wilayah perkotaan.

Laporan : Hani
Editor : UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait