Pesan Sekjen Kementrans ke Kader HMI Raha: Organisasi Tempat Menempa Karakter, Bukan Sekadar Jabatan

Muna, Sultrademo.co – Sekretaris Jenderal Kementerian Transmigrasi (Kementrans), Edy Gunawan, menggelar silaturahmi bersama Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Raha di salah satu warung kopi di Kota Raha, Sulawesi Tenggara, Minggu, (18/10/2026) malam.

Pertemuan hangat lintas generasi tersebut menjadi ajang refleksi mendalam mengenai spirit perjuangan, nilai keorganisasian, hingga makna pengabdian bagi para kader HMI.

Bacaan Lainnya

Sebagai alumnus HMI yang kini menduduki posisi strategis di pemerintah pusat, Edy mengingatkan bahwa wadah organisasi mahasiswa harus dimaknai lebih dari sekadar panggung untuk meraih jabatan struktural.

“Organisasi bukan hanya tempat kita belajar memimpin, tetapi juga tempat menempa karakter, membangun integritas, dan menumbuhkan tanggung jawab. Setiap kader harus memahami bahwa proses berorganisasi memiliki makna lebih besar daripada sekadar jabatan,” ujar Edy di hadapan para pengurus.

Menurut Edy, kiprah seorang kader tidak boleh luntur saat masa kepengurusan di organisasi berakhir. Nilai-nilai dasar HMI sepatutnya terus dipegang teguh ketika melangkah ke dunia profesional maupun ruang pengabdian yang lebih luas.

Ia menekankan bahwa posisi atau jabatan adalah amanah berbatas waktu, sedangkan nilai perjuangan dan integritas sifatnya abadi.

“Di mana pun seorang kader berada, semangat itu harus tercermin dalam tindakan nyata,” tegasnya.

Edy juga menyoroti pentingnya kesinambungan antargenerasi di tubuh organisasi. Ia mendorong para kader masa kini untuk menjawab tantangan zaman tanpa mereduksi idealisme dan tanggung jawab sosial kepada masyarakat.

“Setiap generasi memiliki tantangan dan zamannya masing-masing. Senior memiliki pengalaman yang bisa jadi pelajaran, sedangkan kader hari ini harus mampu meneruskan perjuangan dengan cara yang relevan. Yang tidak boleh hilang adalah nilai, idealisme, dan tanggung jawab,” tutur Sekjen Kementrans tersebut.

Lebih lanjut, Edy mengingatkan agar pembinaan dan proses perkaderan di HMI terus dirawat secara kolektif. Keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari kokohnya struktur kepengurusan, melainkan dari keberlanjutan tradisi melahirkan SDM berkualitas yang berdampak bagi bangsa.

“Ber-HMI seharusnya menjadi bekal untuk memperluas pengabdian, bukan sekadar membangun pencapaian pribadi. Ketika seorang kader memperoleh amanah yang lebih luas, ia harus mampu menjaga integritas dan memastikan kehadirannya memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Menanggapi arahan tersebut, Ketua Umum HMI Cabang Raha, LM. Idul Rahim, menyambut positif dialog lintas generasi ini. Ia menganggap WEA dan diskusi santai bersama senior nasional memberikan suntikan motivasi serta komitmen baru bagi kepengurusannya.

Idul menilai ruang silaturahmi semacam ini sangat krusial untuk menjaga arah perjuangan kader di daerah agar tetap selaras dengan cita-cita besar organisasi.

Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjaga tradisi kritis, merawat perkaderan, serta memperkuat kontribusi nyata HMI bagi kemajuan daerah dan nasional.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Muhammad Sulhijah

Pos terkait