Kendari, Sultrademo.co – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, memimpin apel gabungan lingkup Pemprov Sultra dalam rangka peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Senin (19/5/2025). Bertempat di lobby Kantor Gubernur, apel tersebut tak hanya menjadi rutinitas seremoni, tetapi juga momen reflektif yang sarat makna.
Dalam amanatnya, Hugua menyampaikan bahwa peringatan Kebangkitan Nasional bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi momentum untuk membangkitkan kembali kesadaran kolektif sebagai bangsa yang besar.
“Kebangkitan nasional dimulai dari lahirnya Budi Utomo pada 1908. Ini bukan hanya catatan sejarah, tapi panggilan bagi kita semua,” tegas Hugua.
Lebih jauh, Hugua menyampaikan pesan yang menyentuh aspek kepemimpinan dan mentalitas aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, keberhasilan birokrasi tak cukup hanya mengandalkan kecerdasan intelektual, tapi juga kecerdasan emosional.
“Delapan puluh persen keberhasilan ditentukan oleh hubungan emosional dan kemampuan menjalin kepercayaan. Bukan sekadar gelar atau jabatan,” ucapnya lantang.
Hugua juga mengajak para ASN untuk bekerja dengan empati, bukan sekadar menjalankan tugas secara mekanis.
“Jangan jadi robot birokrasi. Kita ini pelayan rakyat. Sejarah dan empati harus menjadi fondasi kita bekerja,” ujarnya.
Sebagai bentuk pemacu semangat kerja, Hugua menyampaikan bahwa pihaknya akan mengumumkan SKPD dengan kinerja terbaik pada hari berikutnya. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan formalitas belaka, tetapi bagian dari langkah nyata membangun birokrasi yang berdaya saing dan berdampak.
“Disiplin adalah fondasi birokrasi. Tapi jiwa pelayanan adalah ruhnya,” kata Hugua menutup sambutan.
Laporan: Arini Triana Suci R










